TribunJateng/
Home »

Video

VIDEO Menegangkan Saat Pedagang Pasar Kobong Mengadang Petugas Gabungan

Sejumlah pedagang Pasar Kobong mengadang dan menolak kehadiran petugas gabungan ke pasar tersebut untuk menyegel kios, Jumat 17 Maret 2017.

VIDEO Menegangkan Saat Pedagang Pasar Kobong Mengadang Petugas Gabungan
tribunjateng/galih permadi
Puluhan pedagang Pasar Kobong mengadang dan menolak kehadiran petugas tim gabungan yang akan menyegel kios-kios mereka karena tak mau pindah ke Pasar Rejomulyo, Jumat 17 Maret 2017 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan pedagang Pasar Rejomulyo tampak sibuk memasang spanduk di jalan utama masuk pasar, Jumat (17/3) pagi. Beberapa drum juga diletakkan di tengah jalan untuk menghadang kedatangan ratusan petugas gabungan Satpol PP dan Polrestabes Semarang masuk pasar.

Pedagang menolak upaya pemadaman listrik dan pengosongan kios oleh Dinas Perdagangan. “Demi anak, demi keluarga, kami tidak merampok, kami beri kontribusi besar ke pemerintah, kami tetap bertahan” teriak seorang pedagang yang disambut setuju pedagang lain.

Sejumlah petugas gabungan bersiap mengamankan penyegelan kios di pasar kobong. Pedagang menghadang mereka dan menolak relokasi dari Pasar Kobong ke Pasar Rejomulyo, Jumat 17 Maret 2017. Petugas PLN belum bersedia memutus aliran listrik kepada pedagang Pasar Kobong karena terikat kontrak
Sejumlah petugas gabungan bersiap mengamankan penyegelan kios di pasar kobong. Pedagang menghadang mereka dan menolak relokasi dari Pasar Kobong ke Pasar Rejomulyo, Jumat 17 Maret 2017. Petugas PLN belum bersedia memutus aliran listrik kepada pedagang Pasar Kobong karena terikat kontrak (tribunjateng/galih permadi)

Suasana sedikit memanas ketika petugas gabungan bersiap-siap. Pedagang lalu berpencar di beberapa titik untuk memantau situasi pergerakan petugas. Seorang pegawai dari PLN datang dan menjelaskan bahwa belum akan melakukan pemadaman listrik lantaran beberapa alasan. Pembatalan pemadaman listrik di pasar itu menjadi satu diantara beberapa alasan penundaan penertiban.

Puluhan pedagang Pasar Rejomulyo tampak sibuk memasang spanduk di jalan utama masuk pasar, Jumat (17/3) pagi
Puluhan pedagang Pasar Rejomulyo tampak sibuk memasang spanduk di jalan utama masuk pasar, Jumat (17/3) pagi (tribunjateng/galih permadi)

Rencana petugas gabungan akan mengamankan proses penyegelan kios di pasar kobong. Pemkot Semarang mengimbau sejumlah pedagang ikan untuk segera pindah ke Pasar Rejomulyo. Namun pedagang menolak pindah karena beberapa alasan.

"Untuk pengosongan kios kami masih menunggu permintaan Dinas Perdagangan," kata Kepala Satpol PP Kota Semarang.

Koordinator aksi penolakan, Mujiburahman mengatakan akan tetap memperjuangkan untuk tetap berjualan di Pasar Kobong. "Kami hari ini telah mengajukan gugatan ke PTUN agar tidak direlokasi ke pasar baru. Jadi saya harap pemerintah bisa menunda relokasi sampai keputusan hukum inkrah," ujarnya.

Selain itu, Mujib menantang pemerintah untuk menunjukkan sertifikat lahan Pasar Kobong. "Kami tetap mendukung program pemerintah. Kalau mau buat RTH di sini, saya minta pemerintah menunjukkan sertifikat tersebut. Kami akan tetap bertahan di pasar lama," ujarnya. (tribunjateng/galih permadi)

Penulis: galih permadi
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help