BERTAHUN-TAHUN Dua Gadis Kembar Ini Sembunyi dalam Bilik Kayu dan Tak Mau Berpakaian

Siapa sangka bermula dari bisul yang ada di wajah kini kondisi kejiwaan dua anak kembar Haryani dan Haryanti (15) memburuk.

BERTAHUN-TAHUN Dua Gadis Kembar Ini Sembunyi dalam Bilik Kayu dan Tak Mau Berpakaian
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
BISULAN- Haryanti melongok dari balik kamarnya yang terbuat dari bambu dan kayu di Dukuh Lengkong, Sayung, Demak, Minggu (19/3/2017). Gadis 15 tahun itu enggan keluar rumah dan tak mau berinteraksi dengan orang karena ada bisul di wajahnya. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Siapa sangka bermula dari bisul yang ada di wajah kini kondisi kejiwaan dua anak kembar Haryani dan Haryanti (15) memburuk.

Keduanya adalah putri dari Aspiya (45) janda yang tinggal di dukuh Lengkong, Sayung kabupaten Demak. Setahun lalu, suami Aspiya meninggal dunia dan kini Aspiya harus menjadi orangtua tunggal bagi kedua putri kembarnya.

"Dahulu waktu SD dua-duanya bisulan di wajah, kemudian dia nggak mau sekolah katanya malu diejek teman-temannya," jelas ibu yang kini tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut.

Sejak itu kedua anaknya tidak mau keluar rumah. Bisul juga tidak kunjung sembuh. Ditambah meninggalnya ayah mereka, keduanya semakin terpuruk dan enggan berkomunikasi dengan orang lain.

Haryani, sang adik selalu menutup wajah saat bertemu orang dan enggan berbicara, sementara Haryanti justru mengurung diri di kamar dan enggan mengenakan pakaian.

Kondisi tersebut membuat Aspiya tidak bisa keluar rumah dalam waktu lama untuk bekerja karena harus mengamati kedua anaknya.

"Sebelumnya saya kerja di pabrik, tapi semenjak suami meninggal saya berhenti kerja untuk merawat anak," jelasnya.

Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari ia menggunakan uang sisa peninggalan suaminya yang kian hari makin menipis. Aspiya menjelaskan hingga saat ini ia belum mendapat bantuan sosial.

"BLT atau bantuan uang lainnya itu belum dapat, kemarin baru dapat beras dari pak lurah, mi instan dari polisi pas banjir itu," pungkasnya. (tribunjateng/rival almanaf)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help