Dikira Penculik, Seorang Kakek Dipukuli Warga di Banjarnegara, Setelah Ditelusuri Ini Asal-Usulnya

Akibat tindakan main hakim sendiri itu, korban menderita luka memar di bawah mata kiri

Dikira Penculik, Seorang Kakek Dipukuli Warga di Banjarnegara, Setelah Ditelusuri Ini Asal-Usulnya
Humas Polres Banjarnegara
Pria gila jadi sasaran amuk massa di Banjarnegara. 

Laporan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Berita hoax tentang penculikan anak oleh orang gila yang tersebar melalui media sosial kembali memakan korban.

Lagi-lagi, orang gila yang tak tahu apa-apa soal isu itu menjadi sasaran amuk warga yang terpancing kabar hoax tersebut.

Seorang kakek yang diketahui mengalami gangguan jiwa, Sapto Handoyo (49), babak belur dihakimi massa di Desa Panggisari Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara.

Kakek asal Desa Ciplopo Kecamatan Kedungreja, Cilacap itu dikeroyok massa ketika memasuki sebuah warung di desa Panggisari.

Pemilik warung yang melihat korban masuk warung terkejut dengan kedatangan tiba-tiba pria diduga gila itu.

"Ia berteriak sehingga masyarakat di sekitarnya mendatangi warung tersebut," Kapolsek Mandiraja, AKP Minarto, Senin (20/3).

Masyarakat yang latah termakan isu hoax itu mengira, Sapto berpura-pura gila sebagai modus untuk menculik anak.

Mereka pun dengan cepat bereaksi dan mengeroyok dan memukuli orang gila tersebut.

Akibat tindakan main hakim sendiri itu, korban menderita luka memar di bawah mata kiri.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help