TribunJateng/

Kasatlantas Beberkan Penanganan Lalu Lintas di Sekitar Underpass Jatingaleh Semarang

AKBP Catur berharap pengguna jalan dapat menaati instruksi aparat yang mengatur lalu lintas di wilayah tersebut.

Kasatlantas Beberkan Penanganan Lalu Lintas di Sekitar Underpass Jatingaleh Semarang
TRIBUN JATENG
Pengerjaan proyek underpass di Jatingaleh, Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Satlantas Polrestabes Semarang tidak akan melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Teuku Umar yang terkena proyek underpass.

"Mau membuat rekayasa lalu lintas bagaimana caranya? Jalannya hanya itu saja," ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Catur Gatot Effendi, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, kepadatan arus kendaraan terjadi pada jam-jam tertentu.

Kepadatan disebabkan penyempitan jalan akibat proyek pembangunan underpass di jalan tersebut.

Kondisi ini juga disebabkan limpahan kendaraan dari dalam maupun luar kota.

"Di jalan itu kan aslinya empat lajur. Karena ada pembangunan menjadi satu lajur saja. Kepadatan cuma terjadi di Jembatan Jatingaleh," paparnya.

Untuk mengurai kemacetan, sebenarnya mobil yang akan menuju ke pusat kota atau sebaliknya dapat melewati tol.

Adapun motor tetap melewati jalur tersebut.

"Jalan alternatif tidak ada. Kalau ada muternya jauh. Sebenarnya Jalan Teuku Umar padat hanya pada jam-jam tertentu," terang AKBP Catur.

Dalam mengurangi kepadatan lalu lintas, polisi sudah menyiapkan putar balik tepat di depan Hotel Noormans dan arah turunan Gombel Lama.

Kasatlantas juga menempatkan sejumlah personel kepolisan untuk mengurai kemacetan.

Di sisi lain, ia berharap pengguna jalan dapat menaati instruksi aparat yang mengatur di wilayah tersebut.

"Polisi Lalu Lintas itu seperti lampu lalu lintas. Kalau suruh berhenti, ya, berhenti. Saya berharap masyarakat dapat bersabar di jalan," tuturnya.

Dia juga berharap proyek underpass di Jalan Teuku Umar bisa segera rampung. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help