TribunJateng/

Mahasiswa Tuntut Wali Kota Tegal Tandatangani Surat Merger Akper dengan Poltekes Kemenkes

Ratusan mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal melakukan aksi demo kembali di Balaikota Tegal, Senin (20/3/2017).

Mahasiswa Tuntut Wali Kota Tegal Tandatangani Surat Merger Akper dengan Poltekes Kemenkes
mamdukh adi priyanto
Sejumlah mahasiswa berteater di pendopo kota Tegal. Dalam aksinya mereka menuntut Wali Kota Tegal membatalkan penutupan Akper kota Tegal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL -- Ratusan mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal melakukan aksi demo kembali di Balaikota Tegal, Senin (20/3/2017).

Mereka menuntut bergabungnya Akper Pemkot Tegal dengan Poltekes Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Seorang mahasiswa Akper angkatan 2015, Muhammad Yogi mengatakan aksi itu untuk meminta kejelasan kepada walikota.

"Kami meminta kejelasan kepada walikota dan memintanya untuk menandatangani kesepakatan merger dengan Kemenkes," tegasnya.

Setelah mengadakan aksi di depan balaikota, mahasiswa pun merangsek ke dalam. Aparat keamanan pun tidak bisa berbuat apa- apa melihat ratusan mahasiswa yang memaksa masuk.

Koordinator aksi, Imam Fatkhurrozy menyatakan bahwa aksi ini berlanjut karena belum adanya kejelasan dari Walikota Tegal terkait rencana penutupan Akper Pemkot Tegal.

"Belum ada kejelasan dari walikota. Jika kondisi ini terus berlanjut, kami akan menggelar aksi yang lebih besar," tegasnya.

Dalam aksinya para mahasiswa meminta untuk bertemu dengan Walikota Tegal, Siti Masitha Soeparno. Namun, dalam waktu bersamaan, Masitha sedang berada di luar kota.

Di pendopo balaikota, mahasiswa berorasi dan berteater dengan alur cerita menyindir pemerintahan Kota Tegal.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help