Mau Berpesta, Ealah Ketiga Orang Ini Tertangkap Polisi Duluan

Dari laporan tersebut, lanjutnya, jajaran anggota Polsek Sidomukti kemudian mencoba melakukan pengintaian selama beberapa hari

Mau Berpesta, Ealah Ketiga Orang Ini Tertangkap Polisi Duluan
kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Selang sehari setelah pemusnahan barangbukti perkara narkoba yang diselesaikan Kejaksaan Negeri Salatiga, jajaran Polsek Sidomukti menangkap tiga warga yang terendus bakal menggelar pesta sabu di sebuah kamar kos yang berada di Jalan Merpati Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

"Penangkapan ketika pengkonsumsi sabu-sabu yang hendak berpesta itu adalah pada Jumat (17/3/2017) petang atau sekitar pukul 19.30. Penangkapan itu bermula dari beberapa laporan warga sekitar yang curiga apabila kos tersebut seakan ada kegiatan meresahkan," kata Kapolsek Sidomukti Kompol Setyoko kepada Tribun Jateng, Senin (20/3/2017).

Dari laporan tersebut, lanjutnya, jajaran anggota Polsek Sidomukti kemudian mencoba melakukan pengintaian selama beberapa hari. Hasilnya, apa yang dilaporkan warga setempat ternyata benar dan di lokasi tersebut ternyata menjadi tempat mereka berpesta narkoba.

"Kami dibackup Satuan Narkoba Polres Salatiga kemudian melakukan penggrebekan. Hasilnya, ada beberapa barangbukti yang menurut pengakuan ketiga orang tersebut digunakan untuk berpesta di malam itu. Ketiganya saat ini masih dalam penyelidikan untuk pengembangan lanjutan," jelasnya.

Dia menjabarkan, barangbukti yang diamankan di lokasi tersebut di antaranya 2 paket sabu terbungkus plastik klip masing-masing seberat 0,35 gram dan 0,41 gram, 4 korek gas warna merah, 2 kipet, dan 1 botol minuman yang dimodifikasi dibuat 2 lubang telah diberi sedotan plastik.

"Pasca penangkapan, kami melalui Tim Dokkes Polres Salatiga juga telah melakukan tes urine. Hasilnya dinyatakan ketiganya positif sebagai pengguna aktif narkoba. Saat ini kami sedang terus kembangkan dan mencari asal muasal barang haram itu mereka peroleh," ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto menegaskan apabila pihaknya tidak akan pernah berhenti untuk menghalau masuknya narkoba di wilayah hukumnya. Tak dimungkiri apabila seakan Salatiga menjadi titik strategis dalam peredaran narkoba.

"Kami juga memohon bantuan seluruh elemen masyarakat Salatiga. Apabila ada hal yang mencurigakan di sekitar tempat tinggalnya, untuk tidak segan menginformasikannya kepada kami. Kami pasti akan menindaklanjuti, meskipun itu skalanya kecil," ucapnya.

Dari contoh kasus penangkapan tersebut, ketiga pengkonsumsi sabu tersebut bakal diancam hukuman selama sekitar 15 tahun penjara sesuai dengan Pasal Primer 132 jo 114 Ayat 1 Subsider 112 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tentang Narkotika.

Adapun dari data yang diperoleh Tribun Jateng, ketiga pelaku pengkonsumsi sabu yang ditangkap tersebut adalah Elo Basofi (30) warga Jalan Pondok Cabe Kelurahan Pamulang Kecamatan Pamulang Kabupaten Banten Provinsi Banten. Lalu Bambang Murti Usada (36) warga Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang dan Wahyu Tri Asmara (40) warga Jalan Adisucipto Kota Salatiga.

(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help