TribunJateng/

Dispendukcapil Kota Semarang Beri Pelayanan Kependudukan Langsung Jadi

Pelayanan langsung jadi ini untuk menyambut HUT Kota Semarang. Selain itu, kami juga ingin mengubah pandangan pengurusan dokumen kependudukan itu

Dispendukcapil Kota Semarang Beri Pelayanan Kependudukan Langsung Jadi
Tribun Jateng/Suharno
Seorang warga sedang melakukan proses administrasi di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Semarang, Jumat (10/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang melakukan jemput bola pelayanan kependudukan langsung jadi di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Selasa (21/3). Pelayanan yang digelar di balai kelurahan ini dalam memperingati HUT ke-470 Kota Semarang.

Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Mardiyanto mengatakan pelayanan kependudukan langsung jadi untuk pembuatan akta kelahiran, kartu keluarga, akta kematian, dan perekaman E-KTP yang akan berlangsung hingga 26 Maret mendatang.

"Pelayanan langsung jadi ini untuk menyambut HUT Kota Semarang. Selain itu, kami juga ingin mengubah pandangan pengurusan dokumen kependudukan itu mudah dan bisa langsung jadi," ujarnya.

Animo masyarakat, kata Mardiyanto, cukup tinggi. "Hari pertama Senin kemarin ada pengurusan dokumen akta kelahiran sebanyak 29 dokumen, tiga akta kematian, 35 kartu keluarga, dan sebanyak 10 orang melakukan perekaman. Karena blangko E-KTP belum datang, warga yang melakukan perekaman diberikan surat keterangan. Kami harapkan Sabtu-Minggu, masyarakat bisa datang lebih banyak," ujarnya.

Selain di Kelurahan Tlogosari Kulon, Mardiyanto akan menyelenggarakan pelayanan serupa di kelurahan lain.

"Kami akan identifikasi terlebih dahulu selanjutnya kelurahan mana. Akan kami pilih kelurahan yang warganya paling banyak belum melakukan perekaman E-KTP," ujarnya.

Mardiyanto mengatakan sebanyak 110 ribu warga Kota Semarang belum mendapatkan blangko E-KTP. "Kami membutuhkan sekitar 190 ribu yang diperuntukkan juga bagi pemilik KTP rusak atau hilang. Kami belum dapat kepastian kapan blangko akan datang. Karena ini kewenangan pemerintah pusat," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meninjau pelaksanaan pelayanan kependudukan langsung jadi. Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, mengapresiasi langkah jemput bola oleh Dispendukcapil.

"Pak Mardiyanto siap ngantor selama seminggu di sini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengurus atau memperbaharui data kependudukan. Tadi pemohon rata-rata cuma ngurus sekitar 30 menit dan gratis," ujarnya.

Hendi berharap pelayanan serupa bisa dilakukan ditiap-tiap kelurahan. "Saya minta pindah-pindah ke kelurahan lain dengan harapan bisa mengurangi permasalahan terkait data kependudukan," ujarnya. (*)

Penulis: galih permadi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help