TribunJateng/

Ditjen Imigrasi Hapus Ketentuan Rp 25 juta untuk Pemohon Paspor Baru

Direktoral Jenderal Imigrasi menghapus ketentuan keberadaan Rp 25 juta pada tabungan pemohon paspor keperluan wisata.

Ditjen Imigrasi Hapus Ketentuan Rp 25 juta untuk Pemohon Paspor Baru
TRIBUNNEWS
Ilustrasi paspor 

TRIBUNJATENG.COM - Direktoral Jenderal Imigrasi menghapus ketentuan keberadaan Rp 25 juta pada tabungan pemohon paspor keperluan wisata setelah mendapatkan reaksi yang "cenderung negatif" dari media dan masyarakat.

"Mulai hari ini pemohon paspor dengan tujuan wisata tidak akan ditanya soal rekening Rp 25 juta, tapi dalam wawancara akan digali lebih dalam untuk memastikan motifnya memang travelling," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno, dalam konferensi pers yang dihadiri wartawan BBC Indonesia, Pijar Anugerah.

Agung mengatakan, masyarakat salah menilai tabungan Rp 25 juta sebagai persyaratan.

"Padahal itu hanya tools (alat) bagi petugas imigrasi untuk memastikan bahwa motif pemohon paspor murni untuk berwisata," kata Agung kepada wartawan.

Sebelumnya, ketentuan bahwa pemohon paspor baru harus memiliki Rp 25 juta di tabungan demi mencegah tenaga kerja Indonesia non-prosedural dikritik berbagai kalangan, termasuk lembaga Migrant Care.

"Ini adalah sebuah kebijakan yang berbasis pada prasangka dan kecurigaan. Sangat berpotensial memunculkan adanya pelanggaran hak asasi manusia, penyalahgunaan wewenang/kekuasaan, serta praktik suap dan korupsi dalam pengurusan paspor," kata Wahyu Susilo dari Migrant Care.

Ironisnya, tambah Wahyu, potensi lain yang dapat muncul adalah penjeratan utang terhadap calon TKI yang merupakan salah satu penyebab trafficking.

Kewenangan untuk terapkan persyaratan tambahan
Angka Rp25 juta muncul dalam surat korespondensi internal Ditjen Imigrasi yang merupakan pedoman teknis bagi petugas imigrasi dalam menerapkan Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi tentang Pencegahan TKI non-prosedural, yang ditetapkan tanggal 24 Februari 2017.

Surat edaran tersebut memberi petugas imigrasi kewenangan untuk memberikan persyaratan tambahan bagi pemohon paspor yang mengakui pada saat wawancara bahwa maksudnya ke luar negeri bukan untuk bekerja.

Tertulis dalam surat edaran, jika pemohon mengaku akan melakukan kunjungan keluarga, petugas imigrasi dapat meminta surat undangan dan jaminan serta paspor dari keluarganya di luar negeri.

Halaman
123
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help