TribunJateng/

KECELAKAAN LALULINTAS

GRAFIS Tabrakan Karambol Calya Hantam Rombongan Mobil Ambulans Antar Jenazah

GRAFIS Kronologi Calya Hantam Rombongan Mobil Ambulans Antar Jenazah. Saya berusaha tenang, tidak ngerem mendadak. Jenazah tak bisa dikeluarkan

GRAFIS Tabrakan Karambol Calya Hantam Rombongan Mobil Ambulans Antar Jenazah
TRIBUNJATENG/GRAFIS/ILHAM
GRAFIS Kronologi tabrakan karambol Calya Hantam Rombongan Mobil Ambulans Antar Jenazah di Lingkar Kaliwungu Kendal, Senin 20 Maret 2017 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kecelakaan karambol melibatkan empat mobil dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin (20/3).

Empat mobil itu yakni, mobil ambulans milik Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) D 9943 AD, Kijang Innova D 1373 NB, Toyota Avanza H 8847 HW, dan Toyota Calya baru H 9000 XX. Sedangkan tiga motor yang menjadi korban kecelakaan adalah Yamaha Jupiter H 3085 FM, Honda Vario H 4746 PU dan Yamaha Mio H 6630 LM.

Sopir mobil ambulans IZI, Tedi Permadi (38), menceritakan, dia bersama rombongan akan mengantarkan jenazah dari Bandung ke Magelang. Namun sampai di Jalan Lingkar Kaliwungu-Brangsong sekitar pukul 06.00 dari arah Semarang sebuah mobil Calya merah terbang keluar lajur menuju arahnya.
"Saya berusaha tenang, tidak ngerem mendadak dan tetap melaju lurus menggenggam erat kemudi soalnya saya sadar di belakang saya ada satu keluarga, " terangnya.

Mobil Calya yang di kemudikan Budi Setiono, warga Batang tersebut berhenti setelah menabrak minibus Innova. Sementara mobil ambulans hanya pintu belakang yang hancur karena tertabrak Calya dari kanan, sedangkan kondisi mobil innova remuk mobil bagian depan. Dan tiga sepeda motor rusak karena berusaha mengerem mendadak dari belakang mobil Innova.

Tedi bersyukur iringan mobil dari keluarga jenazah yang mengikuti di belakang selamat dalam kecelakaan karambol naas tersebut. "Alhamdulilah empat orang keluarga yang mengantarkan jenazah semua selamat meski mobil Innova yang ditumpangi ringsek bagian depan " ujar Tedi.

Sementara itu, pengemudi mobil Avanza, Madsolikin masih terlihat syok. Kedua bibirnya pun bergetar saat Tribun Jateng menanyakan kronologis kejadian kecelakaan yang baru dia alami.

"Dugaan saya pengemudi tidak menguasai mobil karena kecepatannya sangat tinggi, sehingga terbang melompati pembatas jalan, " ujarnya ,sambil menyeruput kopi.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Agus Triyono, menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Calya yang dikemudikan Budi Setiono, warga Desa Rowobelong RT 4 RW 1 Kecamatan Batang, melaju kencang dari arah Semarang. Sampai di lokasi kejadian, mobil Calya menabrak Toyota Avansa H 8847 HW yang dikemudian Madsholikhin, warga Grobogan.

Kemudian, mobil yang masih baru tersebut oleng ke kiri dan menabrak median jalan hingga menyeberang ke jalur lain. Sementara dari arah berlawanan melaju rombongan ambulans pembawa jenazah dan Toyota Innova yang dikemudian Vian Sundaryono, warga Bandung.

"Ada empat mobil dan tiga sepeda motor yang terlibat kecelakaan, dua pengendara sepeda motor mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Dugaan sementara pengemudi Calya mengantuk, " ujarnya.

Meski tidak ada korban jiwa namun kecelakaan tersebut sempat membuat arus lalu-lintas dari Kendal ke Semarang macet sepanjang 2 kilo meter. (tribunjateng/cetak/dni)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help