Kendaraan Pengantar dan Penjeput Dilarang Berhenti di Terminal Bandara A Yani

Sudah tiga hari terakhir kendaraan pengantar dan penjemput tidak diperbolehkan berhenti di depan terminal Bandara Ahmad Yani Semarang.

Kendaraan Pengantar dan Penjeput Dilarang Berhenti di Terminal Bandara A Yani
tribunjateng/dok
Kendaraan pengantar dan penjemput tidak diperbolehkan berhenti di depan terminal Bandara Ahmad Yani Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sudah tiga hari terakhir kendaraan pengantar dan penjemput tidak diperbolehkan berhenti di depan terminal Bandara Ahmad Yani Semarang.

Seorang pengguna bandara, Agus, mengapresiasi langkah yang diambil pengelola, karena hal itu menjadikan lalu lintas keluar bandara semakin lancar.

Selain mengosongkan pelataran terminal dari kerumunan mobil, pengelola juga telah memberi pagar pembatas antara jalur cepat dan jalur lambat. Sehingga tidak ada antrean kendaraan yang menuju keluar kawasan bandara.

Portal di sisi barat juga sudah dibuka lagi, sehingga kendaraan yang hendak menuju terminal tidak perlu memutar ke belakang masjid di sisi barat kawasan bandara.

"Dua minggu sekali saya antar-jemput bos ke sini. Kalau begini enak, saya parkir jauh tidak apa-apa tapi suasana jadi nyaman," ujarnya, Senin (20/3).

Agus menuturkan, selama ini dirinya harus membayar dua kali untuk mengantarkan atau menjemput sang majikan di bandara. Pertama, uang tiket masuk kendaraan di loket depan. Kedua, uang jasa untuk petugas parkir di pelataran terminal.

"Meski jasa parkirnya tidak menyebut angka, tapi mereka meminta. Saya maklumi karena mereka membantu mencarikan tempat. Tapi yang sekarang lebih baiklah, tidak ada barisan panjang kendaraan," paparnya.

Hal senada diungkapkan Sugeng, sopir taksi resmi bandara. Ia bersyukur ada penertiban parkir di depan terminal. Menurut dia, tidak apa-apa jika pengguna kendaraan pribadi harus rela memarkir kendaraannya jauh-jauh.

"Ini setahu saya sudah diterapkan sejak Sabtu lalu. Demi ketertiban, saya apresiasi pemecahan masalah parkir ini. Meski masih banyak yang harus diselesaikan, tapi setidaknya lingkungan di depan terminal semakin tertib," katanya. (tribunjateng/pow)

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help