Korban Kecelakaan Maut di Tol Suramadu Bertambah Tiga Orang

Korban kecelakaan maut antara mobil travel Xenia dengan truk pengangkut garam di akses tol Suramadu, Bangkalan bertambah menjadi tiga orang.

Korban Kecelakaan Maut di Tol Suramadu Bertambah Tiga Orang
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Jembatan Suramadu di malam hari. 

Kala itu, sopir truk belum sempat memasang rambu-rambu tanda bahaya. Tiba-tiba suara keras terdengar nyaring dari arah belakang dan terlihat mobil Xenia berwarna putih sudah dalam keadaan ringsek.

"Saat itu, dia masih mengambil peralatan di bawah jok untuk mengganti ban," kata sopir truk itu Wito di Mapolres Bangkalan.

Wito diketahui beralamat di Jalan Stadion Gang IX Pamekasan dan kini diamankan di Mapolres Bangkalan untuk kepentingan penyidikan.

Mobil travel Xenia jurusan Sumenep-Malang ini, mengangkut lima penumpang, yakni tiga orang dari Sumenep, dan dua lainnya dari Pamekasan.

Dua penumpang asal Pamekasan duduk di tempat duduk paling belakang, sedang yang dari Sumenep di tempat duduk bagian tengah. Sedangkan di tempat duduk sebelah sopir kosong.

Atas kejadian ini, Kasat Lantas AKP Inggit Prassetyanto mengimbau, jika ada kendaraan macet, secepatnya menyalakan tanda bahaya, sehingga pengemudi lain bisa segera mengetahui.

"Ada kemungkinan si sopir itu belum tahu, atau menyangka mobil sedang berjalan, karena kecepatannya, tinggi, atau di sopir ini ngantuk," katanya.

Sementara itu, sopir travel Xenia yang tewas seketika dalam kecelakaan lalu lintas di akses tol Jembatan Suramadu itu, bernama Nanang Sulih Hariadi (52), beralamat di Jalan S Supriadi VI/2339/Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan catatan Antara, kasus tabrakan maut di tol Jembatan Suramadu sisi Madura kali ini, merupakan kali kedua dalam dua pekan terakhir.

Pada 5 Maret 2017, kecelakaan juga terjadi di jalur ini antara mobil pikap dengan truk dan menyebabkan satu orang tewas.  (*)

Editor: sujarwo
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help