Liputan Khusus

RSUP Kariadi Siap Tangani Penyakit Langka, Termasuk Kelainan Darah

Direktur Medik RSUP dr Kariadi, Darwito mengatakan pihaknya siap menangani pasien kasus langka. Ia menjamin dokter di rumah sakit tipe A tersebut

RSUP Kariadi Siap Tangani Penyakit Langka, Termasuk Kelainan Darah
TRIBUN JATENG/M SYOFRI KURNIAWAN/dok
FOTO DOKUMEN RSUP Dr Kariadi membuka stan dalam rangka peringatan hari kanker sedunia di Mal Paragon, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Rabu (04/02/2015). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Direktur Pelayanan RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, M Abdul Hakam, bercerita saat ini sedang menangani pasien berpenyakit jarang. Ia sedang menangani pasien yang mengidap pansitopenia.

"Pansitopenia itu penyakit kelainan darah, ciri-cirinya HB turun, leukosit turun, trombosit turun," jelasnya pada Tribun Jateng, pekan lalu.

Ia menjelaskan, pasien pansitopenia biasanya mudah terkena infeksi, sering sesak nafas hingga pendarahan sulit berhenti. Saat ini ia sedang melakukan pemeriksaan terhadap pasien tersebut.

Hakam, sapaan akrabnya, mengungkapkan pasien pansitopenia bisa juga mengidap kanker darah. Cara mengetahuinya melalui pemeriksaan sumsum tulang belakang.

Ia mengakui untuk penanganan kasus langka, fasilitas rumah sakitnya masih belum selengkap RSUP dr Kariadi. Untuk kemoterapi pun pihaknya belum bisa melayani. "Kalau menemukan kasus langka, kami akan rujuk ke rumah sakit yang bisa menangani," jelasnya.

Dokter spesialis penyakit dalam itu mengungkapkan dalam dunia kedokteran sebenarnya tidak ada istilah penyakit langka. Hal yang paling tepat adalah penyakit dengan kasus yang jarang.

Ia mencontohkan, dalam penyakit lupus pun terdapat yang manifestasinya beda. Dalam beberapa kasus, ada penyakit lupus yang berbeda dari penyakit lupus pada umumnya.

Direktur Medik RSUP dr Kariadi, Darwito mengatakan pihaknya siap menangani pasien kasus langka. Ia menjamin dokter di rumah sakit tipe A tersebut memiliki pengetahuan yang mumpuni. "Kami tidak hanya punya dokter spesialis tapi juga subspesialis yang kapabilitasnya tidak perlu diragukan," jelasnya.

Jika suatu penyakit langka berdampak pada masyarakat umum, pihaknya siap membentuk tim khusus. Namun, jika hanya bersifat kasuistis, pasien hanya ditangani dokter sesuai kapasitasnya.

Pria berkumis itu mengungkapkan, pernah menangani beberapa kasus langka antara lain kembar siam, kelamin ganda hingga transplantasi hati. Beberapa penanganan kasus tersebut menunjukkan kemampuan RSUP dr Kariadi.

Darwito menambahkan tidak punya bidang khusus untuk penyakit langka. Pihaknya lebih berkonsentrasi pada penyakit yang banyak diderita masyarakat. "Sekarang ini yang patut diwaspadai penyakit jantung, kanker dan ginjal," ucapnya.

Ia menuturkan, setiap tahun penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup semakin meningkat. Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan pola hidup sehat. (tribunjateng/cetak)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help