Pemkot Semarang Tanggung Biaya Transportasi Menuju Asrama Haji Donohudan

Pemkot Semarang akan menjamin biaya transportasi keberangkatan calon jemaah haji dari Semarang ke embarkasi Donohudan, Boyolali.

Pemkot Semarang Tanggung Biaya Transportasi Menuju Asrama Haji Donohudan
tribunjateng/dok
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipindahtugaskan Tapi Hendi Perintahkan Putus Kontrak 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabar gembira bagi calon jemaah haji asal kota Semarang.

Pemkot Semarang akan menjamin biaya transportasi keberangkatan calon jemaah haji dari Semarang ke embarkasi Donohudan, Boyolali.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan tidak ada biaya lagi selain membayar ongkos naik haji (ONH). Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, mengatakan sosialisasi keberangkatan calon jamaah haji sudah dilaksanakan pada Jumat (24/3/2017) lalu.

"Biaya transportasi ke embarkasi sudah masuk di dalam penganggaran. Jamaah haji di Kota Semarang ketika membayar ONH adalah biaya mulai dari asrama haji, ibadah di Mekah Medinah, dan kembali ke Semarang, tidak ada tambahan lagi," ujarnya, Selasa (28/3/2017).

Hendi berharap ada masukan dari calon jamaah haji agar Pemkot bisa menganggarkan biaya lain di luar ONH.

Dengan begitu, biaya-biaya tersebut bisa dianggarkan pemerintah di tahun berikutnya.

Tahun ini, kuota jamaah haji terjadi kenaikan sebesar 351 jamaah.

Data dari Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, sejak 2013, kuota keberangkatan calon jamaah haji dipangkas sebanyak 10-20 persen.

Kuota tersebut dikembalikan menjadi 2.061 jamaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani mengatakan, prinsip dasar penambahan haji adalah pengembalian potongan kuota haji yang sebesar 20 persen sejak 2013.

"Jawa Tengah mendapat kuota sebesar kurang lebih 29.500 jamaah dan dipotong 20 persen sejak 2013. Alhamdulilah tahun ini dikembalikan," ucapnya.

Selain itu, kata Fahrani, Jawa Tengah juga mendapatkan tambahan kuota sebanyak 10.000 jamaah yang dibagi secara proporsional kepada 35 kabupaten/kota.

"Dan saya yakinkan bahwa terkait penambahan kuota tersebut, calon jamaah haji yang maju berdasarkan nomor urut," ujarnya. (*)

Penulis: galih permadi
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help