TribunJateng/

Lelang JPT Pratama Tahap II Pemkot Salatiga 2017 karena Tak Ada PNS yang Mendaftar, Kok Bisa?

Selain menggelar rapat internal panitia, lanjutnya, dalam waktu dekat pula pihaknya akan kembali berkonsultasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara

Lelang JPT Pratama Tahap II Pemkot Salatiga 2017 karena Tak Ada PNS yang Mendaftar, Kok Bisa?
Humas Pemkot Salatiga
PJ Wali Kota Salatiga Achmad Rofai secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2017 kepada beberapa PNS di Lingkungan Pemkot Salatiga dalam Apel Luar Biasa di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (20/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Lelang Jabatan Pemimpin Tertinggi (JPT) Pratama Tahap II Pemkot Salatiga 2017 yang berlangsung pada 14-21 Maret 2017, kembali gagal lantaran tidak ada satupun pejabat di Lingkungan Pemkot Salatiga yang mendaftarkan diri di masa perpanjangan waktu itu.

Hal tersebut diamini Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama Pemkot Salatiga Fakruroji kepada Tribun Jateng, Rabu (29/3/2017) siang. Meskipun demikian, pihaknya enggan berandai-andai atas alasan para pegawai negeri sipil (PNS) enggan mendaftarkan diri dalam seleksi 4 jabatan kepala dinas di Lingkungan Pemkot Salatiga.

"Insya Allah nanti malam kami panitia akan merapatkannya. Itu sebagai bagian menyikapi atas belum mulusnya masa pendaftaran yang sudah kedua kalinya. Artinya, sejak awal dibukanya pendaftaran hingga saat ini masih 6 pendaftar. Padahal agar bisa terpenuhi, total paling sedikit adalah 16 atau masing-masing 4 pendaftar," terang Fakruroji kepada Tribun Jateng, Rabu (29/3/2017).

Selain menggelar rapat internal panitia, lanjutnya, dalam waktu dekat pula pihaknya akan kembali berkonsultasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) RI di Jakarta. Hasilnya kemudian didiskusikan kembali guna menentukan sikap atas permasalahan tersebut. Apabila disetujui KASN, pihaknya berencana akan memperluas jangkauan wilayah.

"Maksudnya, pendaftarannya menjadi terbuka tidak terbatas. PNS di luar Pemkot Salatiga bisa ikut serta mendaftarkan diri untuk posisi di 4 jabatan organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut, yakni sebagai calon Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Penjabat (PJ) Wali Kota Salatiga Achmad Rofai. Pihaknya dalam waktu dekat ini akan menggelar rapat terbatas guna mengevaluasi pelaksanaan seleksi JPT Pratama Pemkot Salatiga 2017 seiring diberlakukannya OPD Baru di tahun ini. Atas kondisi itu, pihaknya pun segera berkonsultasi dengan KASN RI.

"Padahal himbauan, ajakan, ataupun sosialisasi terus kami laksanakan berkaitan JPT Pratama tersebut, tetapi ternyata kondisinya masih sama. Hingga batas akhir masa pendaftaran tahap kedua, tidak ada yang mendaftarkan diri. Akibatnya hingga saat ini belum memenuhi kouta atau persyaratan dilaksanakan tahapan seleksi tersebut," terangnya.

Seperti yang pernah disampaikannya, dirinya akan mengusulkan untuk membuka kembali masa pendaftaran seleksi atau JPT Pratama Tahap III Pemkot Salatiga 2017, yang kepesertaannya boleh diikuti PNS di luar Pemkot Salatiga. Jadi misal si A adalah PNS Pemkot Semarang, bisa dan diperbolehkan mendaftarkan diri di Pemkot Salatiga.

"Formula itu saat ini baru sebatas usulan. Tentunya akan kami konsultasikan terlebih dahulu dengan KASN. Jika disetujui, baru akan kami laksanakan. Semoga saja melalui formulasi tersebut, bisa semakin mempermudah dalam pemenuhan kouta dan dapat segera pula menjalankan seluruh tahapan pengisian pejabat utama di 4 OPD tersebut," ucap Rofai.

(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help