TribunJateng/

Jadi Tren Baru, Pasien Jalani Operasi dalam Kondisi Sadar dan Melihat Langsung saat Tubuhnya Dibedah

Ia bisa menyaksikan dokter membuat sayatan pada pergelangan tangannya yang bengkak, kemudian membuka tutup kulitnya

Jadi Tren Baru, Pasien Jalani Operasi dalam Kondisi Sadar dan Melihat Langsung saat Tubuhnya Dibedah
Thinkstockphotos
Ilustrasi operasi 

TRIBUNJATENG.COM - Karena alasan finansial dan medis, kini semakin banyak tindakan operasi dilakukan dengan pasien dalam kondisi sadar dan mengikuti jalannya operasi.

"Ingin melihat kondisi tendon Anda?" tanya Dr.Asif Ilyas, dokter bedah tangan dan pergelangan tangan, yang sesaat lagi menutup luka pada pasiennya.

Ia sengaja memberi kesempatan pada pasiennya untuk mengetahui sumber dari nyeri yang selama ini mengganggunya: pita tendon yang berwarna merah muda pucat.

Kemudian, dengan instrumen bedah di tangannya, Ilyas mulai memperbaiki kondisi tendon itu untuk mengembalikan fleksibilitasnya.

"Cukup rapi dok," kata Esther Voynow, pasiennya di Rothman Ortopaedic Speciality Hospital, Pennsylvania, AS.

Tindakan operasi yang dilakukan Ilyas, disebut juga dengan De Quervain's release, pada umumnya dilakukan dengan pasien yang diberi obat anestesi.

Namun, karena Voynow tidak menyukai pembiusan dan rasa ingin tahunya pada kondisi tubuhnya, ia memilih tetap sadar sepanjang operasi.

Dokter hanya memberinya bius lokal di bagian lengan yang akan dibedah. Dengan begitu ia bisa menyaksikan dokter membuat sayatan pada pergelangan tangannya yang bengkak, kemudian membuka tutup kulitnya, lalu membuka bagian otot tendonnya yang mengalami peradangan.

Minat para pasien untuk menjalani tindakan bedah dengan bius lokal terus meningkat. Karena pasien tetap sadar, mata dan kupingnya juga terbuka lebar, maka protokol dokter dan pasien di ruang operasi pun ikut berubah.

Jika dulu tim dokter dan perawat di ruang operasi bisa bebas mengobrol, kini mereka harus lebih berhati-hati memilih topik.

Halaman
123
Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help