TribunJateng/

Korupsi e KTP

Cerita Setya Novanto Datangi Ganjar Pranowo dan Minta Jangan Galak Soal KTP Elektronik

"Anda diminta tidak galak. Anda memang galak," tanya Jhon Halasan Butar Butar lagi

Cerita Setya Novanto Datangi Ganjar Pranowo dan Minta Jangan Galak Soal KTP Elektronik
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo keluar dari gedung KPK Jakarta usai diperiksa, Rabu (7/12/2016). Ganjar Pranowo diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik atau e-KTP dalam kapasitasnya sebagai mantan Wakil Ketua Komisi II DPR periode 2009-2013. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membenarkan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR RI Setya Novanto terkait pembahasan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2012.

Pertemuan tersebut terjadi sekitar tahun 2011 atau 2012 saat Ganjar menjabat wakil ketua Komisi II dan Setya Novanto menjabat sebagai ketua fraksi Partai Golkar.

Pertemuan tersebut berlangsung di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butar Butar menanyakan mengenai permintaan Setya Novanto agar Ganjar Pranowo tidak galak dalam pembahasan KTP elektronik.

"Kita jumpa dalam situasi yang sama-sama ke pesawat tapi saya masuk lebih dulu. Saya didatangi 'Jangan galak -galak soal e- KTP," kata Ganjar Pranowo di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Ganjar kemudian menjawab bahwa tidak lagi memiliki urusan terkait e-KTP karena sudah selesai.

"Oh ya saya bilang sudah selesai,"kata politikus PDI Perjuangan itu.

"Anda diminta tidak galak. Anda memang galak," tanya Jhon Halasan Butar Butar lagi.

Ganjar mengaku tidak tahu sebab disebut galak.

Akan tetapi Ganjar mengakui pihaknya aktif bertanya banyak hal ketika Pemerintah menyampaikan program e-KTP ke DPR RI.

Ganjar juga mengaku saat itu mempertanyakan mengenai data penyimpanan e-KTP karena itu menyangkut data yang sangat besar sekali.

"Mungkin dibaca orang (galak)," tukas Ganjar Pranowo.

(*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help