TribunJateng/
Home »

Solo

Setelah Empat Hari, Jenazah Pemburu Biawak Baru Ditemukan Tim Basarnas Solo

Identitas pria itu ialah Fajar Rahayu (17), warga Dusun Mesen RT 3 RW 4, Desa Rejosari, Gondangrejo, Karanganyar.

Setelah Empat Hari, Jenazah Pemburu Biawak Baru Ditemukan Tim Basarnas Solo
dok Basarnas Solo
Tim Basarnas Solo mengevakuasi jenazah pria dari dalam Sungai Cemoro, Desa Krendowahono, Gondangrejo, Karanganyar, Minggu (2/4/2017), pukul 10.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Tim Basarnas Solo mengevakuasi jenazah pria dari dalam Sungai Cemoro, Desa Krendowahono, Gondangrejo, Karanganyar, Minggu (2/4/2017), pukul 10.30 WIB.

Identitas pria itu ialah Fajar Rahayu (17), warga Dusun Mesen RT 3 RW 4, Desa Rejosari, Gondangrejo, Karanganyar.

"Proses evakuasi cukup sulit. Jenazah tersangkut diantara himpitan batu," ujar Humas Basarnas Solo, Yohan Tri Anggoro.

Informasi yang dihimpun Basarnas, Fajar hanyut di Sungai Cemoro, Kamis (30/3/2017) lalu.

Keterangan saksi, Fajar dan tiga orang lainnya hendak berburu biawak di Sungai Cemoro, kawasan Desa Cengklik, Kalijambe, Sragen sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketika itu Fajar menyeberangi sungai berarus tenang.

Tiba-tiba, air bah datang menerjang Fajar dan tiga rekannya.

Fajar berupaya menyelamatkan diri.

Sayang, kakinya terperosok ke palung sungai.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help