TribunJateng/

Hendarti Padukan Bank Sampah dengan Perpustakaan Keliling, Begini Caranya Menarik Minat Warga

Perempuan yang menjabat sebagai Kaur Kesra itu rela 'jemput bola' berkeliling desa agar buku koleksinya terbaca masyarakat

Hendarti Padukan Bank Sampah dengan Perpustakaan Keliling, Begini Caranya Menarik Minat Warga
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Warga menyerbu perpustakaan keliling Hendarti di desa Muntang Kemangkon Purbalingga 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Perjuangan Hendarti (44), warga desa Muntang, Kemangkon untuk menumbuhkan minat baca masyarakat patut diacungi jempol.

Perempuan yang menjabat sebagai Kaur Kesra itu rela 'jemput bola' berkeliling desa agar buku koleksinya terbaca masyarakat.

Tiga rak kayu terikat pada sisi dan belakang bak sepeda motor roda tiga yang dikendarainya.

Hendarti Padukan Bank Sampah dengan Perpustakaan Keliling
Hendarti Padukan Bank Sampah dengan Perpustakaan Keliling (Tribun Jateng/Khoirul Muzaki)

Hendarti memindahkan koleksi buku dari Perpustakaan Desa (Perpusda)di rumahnya, dan menatanya ke dalam rak sebelum ia keliling.

Menariknya, perpustakaan keliling Hendarti dipadukan dengan bank sampah. Sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi itu bukan hanya dipakai untuk memajang beragam koleksi buku, namun juga menampung sampah dari masyarakat.

"Karena fungsinya untuk perpustakaan dan bank sampah, orang-orang menyebutnya dengan Limbah Pustaka,"katanya, Selasa (4/4).

Saat Hendarti menepikan kendaraan, sejumlah warga termasuk anak-anak langsung menyerbu.
Mereka menenteng sampah anorganik berupa plastik, kertas dan lainnya lalu menyetorkannya kepada Hendarti untuk ditukar dengan uang.

Hendarti lantas menampung sampah-sampah itu ke dalam bak.

Di tengah aktivitas tersebut, warga dapat memilah dan memilih beragam jenis buku di rak yang terikat pada bak. Mereka boleh meminjam buku pilihannya, lalu mengembalikannya saat menyetor sampah kemudian hari.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help