TribunJateng/

Butuh Pasokan Listrik, Grand Mega Resort Rela Bangun 2,8 Km Kabel Bawah Laut

Sedikitnya empat investor akan mengembangkan potensi wisata di Kepulauan Karimunjawa, Jepara

Butuh Pasokan Listrik, Grand Mega Resort Rela Bangun 2,8 Km Kabel Bawah Laut
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Kepulauan Karimunjawa Jepara, Rabu (5/3/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sedikitnya empat investor akan mengembangkan potensi wisata di Kepulauan Karimunjawa, Jepara.

Manager PLN Area Kudus, Didi Rachmat mengatakan, menyambut kehadiran sejumlah investor untuk mengembangkan wisata di Karimunjawa.

Di antaranya adalah Java Paradise Resort, Grand Mega Resort, Pabrik Es, dan D'season bandara.

Pihaknya, mengaku siap memberikan layanan infrastruktur transmisi untuk penyediaan listriknya.

"Saat ini yang sudah mengajukan Grand Mega Resort, membutuhkan sekitar 345 Kw, hampir 50 persen dari total beban yang sudah masuk di Karimunjawa," jelas dia, Rabu (5/4/2017).

Jika lancar, kata dia, pasokan ke Grand Mega Resort itu akan mulai dipasok sekitar bulan Agustus 2017.

Saat ini, kendalanya harus melalui izin khusus karena transmisinya akan menggunakan kabel bawah laut sepanjang 2,8 kilometer.

"Kendalanya saat ini karena perizinan, mereka rela menyambung menggunakan kabel bawah laut. Tapi di bawah juga ada terumbu karang ," ujar dia.

Namun secara keseluruhan, empat infrastruktur tersebut totanya membutuhkan listrik sekitar 1 Mw.

Pihaknya mengaku, masih memiliki banyak kapasitas daya yang tersedia dari PLTD Legon Bajak 2 x 2,2 Mw, hanya digunakan sekitar 11 persen saja.

"Dari awal PLTD ini melayani konsumen di Karimunjawa 350 Kw, berkembang sampai akhir tahun sekitar 613 Kw. Jadi masih banyak cadangan energi yang tersedia," jelasnya.

Berdasarkan survei awal, PLN memprediksikan kebutuhan energi listrik di Karimunjawa mencapai 4,6 Mw. 

(*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help