TribunJateng/

Mudik Lebaran 2017

Kembalikan Dana Talangan Lahan Tol Rp 13 Triliun

Pemerintah melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mulai mengembalikan dana talangan lahan tol 2016 senilai Rp 13 triliun

Kembalikan Dana Talangan Lahan Tol Rp 13 Triliun
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Progres pembangunan jalan tol Bawen Salatiga, Kamis 26 Januari 2017. Jalan Tol ini ditargetkan selesai Februari 2017 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG --  Pemerintah melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mulai mengembalikan dana talangan lahan tol 2016 senilai Rp 13 triliun setelah menandatangani nota kesepahaman bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan 23 Badan Usaha Jalan Tol, Selasa (4/4).

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono.

Direktur LMAN Rahayu Puspasari mengatakan, seremoni ini sekaligus menjadi ajang peluncuran skema pendanaan pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh LMAN, baik skema pendanaan langsung maupun dana talangan.

Dengan kata lain, menjadi momentum LMAN untuk mulai membelanjakan anggaran senilai total Rp 36 triliun yang telah dialokasikan masing-masing sebesar Rp 16 trilun pada 2016, dan Rp 20 triliun untuk tahun ini.

”Batch pertama skema land funding talangan senilai Rp 13,1 triliun untuk 28 proyek jalan tol di Trans Jawa, Trans Sumatera, dan non-Jabodetabek,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Sementara untuk batch kedua akan menggunakan alokasi anggaran LMAN 2017 senilai Rp 20 triliun untuk mendanai 22 proyek tol, satu pelabuhan, tiga proyek kereta api dan 24 proyek bendungan.

Puspa menambahkan, proses pembayaran akan dilakukan bertahap dengan mengganti dana talangan terlebih dahulu, baru mengembalikan cost of fund atau besaran bunga sebesar BI 7 Days Repo Rate. Proses pengembalian akan memakan waktu maksimal 20 hari setelah verifikasi BPKP diterima LMAN.

Nota kesepahaman ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu badan usaha sejak tahun lalu. Apalagi mengingat seluruh BUJT mengandalkan pinjaman perbankan untuk mengeluarkan dana talangan.

Semula, pemerintah menjanjikan pengembalian dana talangan dapat dilakukan pada akhir tahun 2016, namun baru terealisasi pada kuartal pertama 2017.

Adapun 23 BUJT yang menandatangani nota kesepahaman adalah

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help