TribunJateng/

Laporan Humas Polres Batang

Dirjen Perkebunan RI Tinjau Lokasi Industri Pengolahan Kakao di Batang

Rombongan ini diikuti sekitar 20 orang, didampingi William Petrus Riwu, (Dir Minumab Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar) dan Rahmat Gunadi

Dirjen Perkebunan RI Tinjau Lokasi  Industri Pengolahan Kakao di Batang
Humas Polres Batang
Dirjen Perkebunan RI Meninjau Lokasi Rencana Pembangunan Dan Pengembangan Industri Pengolahan Kakao di Batang 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG --  Dirjen Perkebunan RI,  Bambang  melakukan  peninjauan  Lokasi Rencana Pembangunan dan Pengembangan Industri Pengolahan Kakao Terpadu di PT  Pagilaran Segayung Utara, Rabu (5/4).

Rombongan ini diikuti sekitar 20 orang, didampingi  William Petrus Riwu, (Dir Minumab Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar) dan Rahmat Gunadi (Dirut PT Pagilaran).

Adapun rombongan Ditjen Perkebunan RI tiba di PT Pagilaran Utara langsung meninjau lokasi rencana Pembangunan dan Pengembangan Industri Pengolahan Kakao terpadu .

Rahmat  Gunadi dalam paparannya mengatakan, nantinya akan menjadi perkebunan percontohan nasional.

"Lahan tersebut merupakan lahan PT Pagilaran keseluruhan setelah di kurangi untuk Gardu induk PLTU tinggal 176 Ha  dan Implasement 11 Ha awalnya ide akan dibangun pabrik Kakao dari teman-teman UGM,” katanya.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengajak semua pihak utamanya petani agar bisa mewujudkan swasemba pangan.  Seperti ajakan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mewujudkan swasembada pangan juga atas instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Tak tanggung-tanggung, impian mewujudkan swasembada pangan di Tanah Air diharapkan bisa terwujud dua tahun mendatang. Agar impian negeri ini terlepas dari bahan pangan impor, semua pemimpin daerah diharapkan menjalankan program meningkatkan produksi pertanian  dari Dit Bun juga harus ikut menyumbang dalam  swasembada pangan tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Pagilaran  mau menjadi pintu untuk mengibarkan industri kakao Nasional., disini kami memohon dukungan dari teman-teman  UGM karena perkebunan saat ini tidak berdaya,” ujarnya.

Direktur Minumab Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar, William Petrus Riwu  untuk mewujudkan percepatan Pembangunan dan Pengembangan Industri Pengolahan Kakao terpadu antara Ditjen Perkebunan dengan perindustrian yg berkerjasama dalam membangun pabrik pengolahan Kakao.

"Semoga pabrik pengolahan Kakao ini segera terealisasi dan cepat produksi," pungkasnya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help