TribunJateng/

Destinasi Jateng

Berburu Benda Antik di Pasar Klitikan Notohardjo, Solo. Harga Lebih Miring!

Seorang bapak bersama istrinya nelihat-lihat sejumlah lampu antik di sebuah lorong

Berburu Benda Antik di Pasar Klitikan Notohardjo, Solo. Harga Lebih Miring!
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiawan
Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang bapak bersama istrinya nelihat-lihat sejumlah lampu antik di sebuah lorong.

Di lorong tersebut, tidak hanya tedapat beraneka macam lampu antik. Barang-barang antik, seperti piring dan gelas kuno hingga hiasan logam juga terpajang.

Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo
Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiawan)

Di pasar yang letaknya berada di tenggara Kota Solo ini memang dikenal masyarakat sebagai pusat penjualan barang-barang kuno maupun bekas tetapi masih terlihat bagus.

"Saya sedang mencari lampu yang biasanya dipasang di dokar atau kereta kencana keraton zaman dulu. Untuk hiasan rumah," ujar bapak bernama Wahyu Pamungkas (52), yang sedang melihat-lihat lampu tersebut.

Lorong di Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo
Lorong di Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiawan)

Dia bersama istrinya datang dari Kota Bogor untuk mencari lampu tersebut. Wahyu mengatakan, kerap mencari barang antik di Pasar Klitikan untuk dijadikan sebagai hiasan rumah.

Pasar Klitikan ini dibangun semasa Kota Solo masih dipimpin oleh Joko Widodo.

Pemimpin yang akrab disapa Jokowi membangun pasar tersebut sebagai tempat relokasi ribuan pedagang kaki lima (PKL) Banjarsari.

"Dulu memang lokasi ini kosong dan akhirnya dibangun pasar pada tahun 2006 dan pada setahun berselang, Pak Jokowi dapat memindah ribuan PKL ke Pasar Notohardjo. Bahkan dulu ada kirab pemindahannya," ujar Lurah Pasar Notohardjo, Sumadi.

Sumadi memgatakan, tidak hanya barang-barang antik yang dijual di pasar ini. Sejumlah keperluan masyarakat, seperti aksesoris rumah, onderdil kendaraan bermotor, pakaian, hingga peralatan olahraga juga dijual.

Koleksi benda kuno di Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo
Koleksi barang antik di Pasar Klitikan Notohardjo, Semanggi, Solo (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiawan)

"Memang tidak hanya warga Solo yang datang berbelanja, tetapi juga warga luar kota hingga mancanegara. Beberapa bulan lalu juga ada warga Jerman yang membeli patung kucing yang terbuat dari kayu," sambungnya.

Terkait harga, Sumadi mengatakan, harga barang yang dijual di Pasar Notohardjo lebih murah. Hal tersebut yang diklaimnya, pasar yang dipimpinnya ini selalu ramai didatangi pengunjung tiap hari. (Suharno)

Penulis: suharno
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help