Pj Sekda Salatiga Minta Kontraktor Tak Perlu Takut Ikuti Lelang Proyek Pemerintah, Asal. . . .

Sebagian penyedia jasa atau pihak ketiga untuk mengikuti lelang dan mengerjakan konstruksi proyek pemerintah masih merasakan dilema.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sebagian kontraktor atau pihak ketiga untuk mengikuti lelang dan mengerjakan konstruksi proyek pemerintah masih merasakan dilema.

Demikian juga di Pemkot Salatiga melalui Unit Pengadaan Layanan (UPL).

Pemerintah sering kekurangan peserta lelang karena pihak ketiga takut berurusan hukum nantinya.

Penjabat (Pj) Sekda Kota Salatiga, Sri Wityowati mengatakan, penyediajasa mengungkapkan hal itu saat bersilaturahmi dengannya, Selasa (11/4/2017).

Dalam pertemuan itu juga dihadiri perwakilan Polres Salatiga dan Kejaksaan Negeri Salatiga.

"Kami coba terus meyakinkan mereka agar tidak takut mengikuti maupun melaksanakannya,” katanya, Rabu (12/4/2017).

Menurutnya, mereka tidak perlu takut akan berurusan dengan hukum asalkan seluruh tahapan dilakukan secara profesional dan sesuai norma aturan.

Artinya, ketika tidak ada yang dilanggar, pihaknya menjamin mulai dari awal hingga akhir tidak akan pernah berurusan dengan hukum.

“Itu penting dan perlu kami yakinkan kepada mereka karena itu pun menjadi bagian tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam pembangunan. Satu di antaranya dapat dilihat dari tingkat keberhasilan penyediaan sarana prasarana, baik dari segi jumlah maupun mutunya. Karena itu, kami pun merasa penting adanya dukungan serta kerja sama dari berbagai pihak,” jelasnya.

Kabag Administrasi Pembangunan Setda Salatiga Sulistyaningsih berharap pihak ketiga semakin memahami kondisi dan menyukseskan program pemerintah.

“Ketika seluruh pihak paham, kami optimis tidak akan ada lagi proyek yang molor akibat sulitnya mencari pihak penyedia jasa,” ucapnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help