Puluhan Ribu Santri NU se-Jateng akan Gelar Apel Akbar di Pantai Kebumen

Sekitar 10 ribu santri kader NU se Jawa Tengah akan menggelar istigasah dan apel kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila di Kebumen

Puluhan Ribu Santri NU se-Jateng akan Gelar Apel Akbar di Pantai Kebumen
tribunnews.com
Istigasah kubro di Sidoarjo Jawa Timur, pada Minggu (9/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sekitar 10 ribu santri kader penggerak Pengurus Wilayah Nahdlatul Ualam (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar istigasah dan apel kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila.

Istighosah beserta apel rencananya akan digelar pada Sabtu-Minggu (16/04/2017) di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Ketua Panitia M. Muzammil mengatakan, kader-kader NU di Jawa Tengah memandang penting untuk menegaskan komitmen menjaga keamanan negara. NU siap berada di baris terdepan apabila NKRI ini mendapat gangguan dari perongrong Pancasila. Termasuk ancaman terorisme.

"Selama ini gerakan kami tampak diam, karena kami tak mau pamrih dengan negara. Namun kali ini akan kami buktikan bahwa NU selalu bergerak demi agama, bangsa dan negera. Kami akan tunjukkan bahwa NU tidak tinggal diam demi NKRI ini", papar M. Muzammil yang juga Wakil Ketua PWNU Jateng ini, di Semarang, sebagaimana rilis yang diterima Tribun Jateng, Kamis (13/4).‎

Ia menambahkan, gerakan kelompok-kelompok terorisme dan radikalisme berbaju agama sudah mengkhawatirkan. Adanya berbagai teror termasuk yang terbaru di Polres Banyumas merupakan bukti bahwa gerakan terorisme masih subur di Indonesia.

"Oleh karena itu sudah saatnya kami harus bersikap tegas dan meminta pemerintah juga demikian terhadap kelompok radikalis tersebut termasuk kepada Ormas-ormas yang jelas jelas anti NKRI dan Pancasila," sambung Muzammil

Muzamil mengimbau kepada semua santri kader NU di Jawa Tengah supaya turut serta dalam istighosah kubro dan apel kebangsaan ini. "Acara akan kita awali dengan doa bersama pada Sabtu malam di tepi Pantai Petanahan dan Minggu. Paginya kita akan Apel Kesetiaan para kader,” tambahnya.

Doa Kiai

Ia mewakili segenap panitia, meminta doa restu kepada seluruh kiai NU di Jawa Tengah umumnya dan di Kabupaten Kebumen supaya acara berjalan lancar. Selain itu, ia juga meminta maaf kepada aparat pemerintah, sesepuh, dan tokoh agama di Kabupaten Kebumen jika acara nanti merepotkan.

"Jadi mohon doa restu dan mohon maaf kalau acara ini mengejutkan dan merepotkan terutama bagi warga di Kabupaten Kebumen. Karena nanti orang banyak," tukas Muzammil.

Pada acara itu, panitia juga mengundang Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah. Hal itu supaya acara NU betul-betul terkoordinasi dengan aparat pemerintahan sehingga berjalan lancar. Dijadwalkan hadir pada acara tersebut, para Rois Suriyah dan Ketua Tanfizdiyah Pengurus Cabang NU (PCNU) se Jawa Tengah, ketua-ketua lembaga dan ketua banom PWNU Jateng juga diminta untuk hadir.

"Sejumlah perwakilan kader luar Jawa Tengah juga akan hadir sebagai undangan khusus seperti dari Yogyakarta, Jatim, DKI Jakarta, Jabar, Sumsel, Lampung dan sejumlah wilayah lain," kata Muzammil

Sekretaris panitia Kholison Syafii, meminta kepada seluruh Kader NU di Jawa Tengah untuk hadir pada acara tersebut. "Ini intruksi kepada seluruh kader di Jawa Tengah untuk segera mempersiapkan diri hadir pada acara tersebut. Ini sangat penting untuk keutuhan bangsa dan negara kita", kata Kholison. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help