Home »

Jawa

Warga Gunungan Magetan Blokade Proyek Tol Solo-Kertosono

Aksi blokade dilakukan dengan memasang tulisan melarang masuk truk pengangkut bahan material proyek tol melalui jalan di Desa Gunungan,

Warga Gunungan Magetan Blokade Proyek Tol Solo-Kertosono
Kompas.com/Muhlis Al Alawi
Ilustrasi blokade jalan akses jalan menuju lokasi proyek tol Solo-Kertosono. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGETAN --  Warga Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan memblokade proyek jalan tol Solo Kertosono lantaran kesal tuntutan dana kompensasi CSR untuk warga tak dicairkan PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek, Minggu ( 16/4/2017).

"Kemarin mereka janjikan mau cairkan dana CSR sebelum tanggal 15 April. Namun cuma janji-janji saja. Makanya kami blokir jalan khusus kendaraan yang mengangkut material untuk pembangunan proyek jalan tol," ujar Pambudi, warga RT 8, RW 2, Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Minggu ( 16/4/2017).

Aksi blokade dilakukan dengan memasang tulisan melarang masuk truk pengangkut bahan material proyek tol melalui jalan di Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

Budi mengatakan, dana tunai CSR yang dijanjikan merupakan kompensasi bagi warga yang terkena debu akibat pelaksanaan proyek nasional jalan tol Solo-Kertosono. Setidaknya ada 80 kepala keluarga di desanya yang terkena dampak debu akibat proyek itu.

Akibat proyek itu, kata Budi, data kecamatan menyebutkan 25 persen warga di sekitar proyek terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) setelah proyek jalan tol mulai berjalan.

Tak hanya itu, para pedagang juga mengaku hasil jualannya turun karena efek debu proyek jalan tol.

Ia menyebutkan bantuan CSR untuk warga sudah disepakati bersama dengan diketahui lurah, camat dan kapolsek. Kesepakatannya, sebelum tanggal 15 April dana itu sudah cair.

"Mereka janji sejak dua minggu lalu," ungkap Budi.

Budi menegaskan warga akan tetap memblokade jalan sepanjang tuntutan mereka tidak dipenuhi. Warga mempersilakan kendaraan pengangkut material melewati jalan lain untuk sampai di lokasi proyek.

Ia menambahkan, selama proyek berjalan warga sudah terkena dampak debu selama dua tahun. Warga pun harus kerepotan membersihkan rumah dan halaman setiap harinya.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help