TribunJateng/

Warga Purbalingga Gotong-royong Buka Objek Wisata Batu Gilang Green Park

Tinggi curug yang hanya sekitar 5 meter membuat wisatawan tak segan mendekat. Ada yang sengaja berdiri di bawah guyuran curug.

Warga Purbalingga Gotong-royong Buka Objek Wisata Batu Gilang Green Park
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Panorama Curug Karang di Dusun Pagelaran, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Minggu (16/4/2017) 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA --  Ratusan warga Dusun Pagelaran, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Purbalingga, bersorak gembira. Cita-cita mereka memiliki lokasi wisata akhirnya terwujud.

 KEgembiraan warga membuncah setelah Bupati Purbalingga Tasdi memotong pita tanda diresmikannya destinasi wisata di kampung mereka bernama Batu Gilang Green Park, Minggu (16/4) pagi.

Baru dibuka, wisata yang menawarkan panorama air terjun Karang itu langsung diserbu pengunjung.

Tinggi curug yang hanya sekitar 5 meter membuat wisatawan tak segan mendekat. Ada yang sengaja berdiri di bawah guyuran curug.

Pengunjung lain berenang di kedung jernih berkedalaman sekitar satu meter. Letak curug utama setinggi sekitar 30 meter tampak tersembunyi karena terhalang batu besar.

"Kami senang akhirnya bisa membuka objek wisata. Semua ini untuk kesejahteraan masyarakat," kata Ketua Pokdarwis Batu Gilang Green Park, Sarwono,

Pembukaan destinasi wisata ini diwarnai perjuangan keras. Lokasi Curug Karang semula tersembunyi di tengah hutan. Akses menuju curug hanya berupa jalan setapak yang ditumbuhi semak belukar.

Jalan bersemak itu hanya dimanfaatkan petani yang akan pergi ke hutan dan para penambang pasir di aliran Sungai Karang.

Perekonomian warga selama ini bertumpu pada sektor pertanian dengan pola tanam semusim. "Para petani saat musim kemarau menganggur karena lahan pertanian susah ditanami. Akhirnya, banyak warga yang memilih merantau, bekerja ke luar kota," jelasnya.

Padahal warga dusun lain di Panusupan selangkah lebih maju. Mereka berhasil mengembangkan destinasi wisata alam dan buatan.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help