TribunJateng/

Pemkot Salatiga Peroleh Limpahan Tunggakan PBB Hingga Rp 5,3 Miliar

Tanggungjawab untuk penagihan tunggakan PBB tersebut merupakan imbas dari regulasi baru di bidang perpajakan

Pemkot Salatiga Peroleh Limpahan Tunggakan PBB Hingga Rp 5,3 Miliar
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Penjabat Wali Kota Salatiga Achmad Rofai menunjukkan tanda bukti hasil pembayaran PBB P2 Tahun 2017 yang telah dilakukannya seusai apel pagi di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (17/4/2017) pagi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Selain mengedukasi dan mengajak para wajib pajak (WP) untuk segera melaksanakan kewajibannya berupa pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan-Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2), Pemkot Salatiga pun memiliki tanggungjawab lain yakni menagih atas tunggakan PBB yang nilainya mencapai sekitar Rp 5,3 miliar.

"Tanggungjawab untuk penagihan tunggakan PBB tersebut merupakan imbas dari regulasi baru di bidang perpajakan. Seperti diketahui, PBB saat ini telah menjadi wewenang dan tanggungjawab pemerintah, tidak lagi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama," kata Ketua Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Salatiga Y Tri Priyo Nugroho kepada Tribun Jateng, Selasa (18/4/2017).

Artinya, lanjut Priyo, dari sisa tugas yang sebelumnya dilaksanakan oleh KPP Pratama Salatiga tersebut, pihaknya pun saat ini berupaya untuk menggenjot agar mereka para WP dapat segera melakukan kewajibannya. Dan sebagai bentuk ajakan kesadaran membayar PBB tersebut, kemarin Senin (17/4/2017) telah digelar Bulan Keteladanan PBB-P2 Kota Salatiga Tahun 2017.

"Paling tidak, tahun ini bisa tercapai target dari yang telah kami tentukan. Sembari itu, kami coba terus laksanakan edukasi tagihan terhadap tunggakan PBB yang belum dibayarkan dari WP. Jumlah yang mencapai Rp 5,3 miliar itu adalah hasil akumulasi dari beberapa tahun sebelumnya, tidak hanya di 2016," jelasnya.

Secara umum, menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat sebagai WP di Kota Salatiga sudah cukup baik atau meningkat.

Hal tersebut dapat dilihat secara sepintas dari hasil penarikan atau penerimaan PBB-P2 Kota Salatiga Tahun 2016 lalu. Saat itu, targetnya adalah Rp 6,4 miliar. Tetapi yang diperoleh mencapai Rp 7,8 miliar.

"Tahun ini, target kami dapat menerima PBB-P2 dari para WP sekitar Rp 7,5 miliar atau sekitar 80 persen dari pokok yang besarannya bisa tercapai sekitar Rp 9,3 miliar. Angka tersebut diperoleh dari sekitar 70.893 lembar surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) PBB-P2 Kota Salatiga yang telah kami sebar dan berikan ke WP," jelasnya. 

(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help