Pemprov Jateng Minta Kemendagri Percepat Pelantikan Kepala Daerah

Pemprov Jateng sudah mengajukan ke Kemendagri agar pelantikan dilakukan serentak dan secepatnya

Pemprov Jateng Minta Kemendagri Percepat Pelantikan Kepala Daerah
tribunjateng/hermawan handaka
TRAVEL GUIDE - Puluhan tamu undangan menikmati perjalanan menggunakan kereta uap saat Launching Majalah Travel Guide 5 persembahan Tribun Jateng yang berlangsung di Stasiun Ambarawa menuju ke Stasiun Bedono Kabupaten Semarang, Sabtu (1/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempercepat pelaksanaan pelantikan tujuh kepala daerah hasil Pemilukada serentak Februari 2017 lalu.

"Kalau saya maunya lebih cepat, kan sudah selesai semua, di MK juga sudah selesai, kalau bisa malah bulan depan," kata Ganjar, Rabu (19/4/2017).

Ia mengungkapkan, Pemprov Jateng sudah mengajukan ke Kemendagri agar pelantikan dilakukan serentak dan secepatnya. Namun sejak dua pekan lalu, sampai saat ini belum ada jawaban dari Kemendagri.

Menurutnya, pelantikan para kepala daerah yang telah ditetapkan oleh KPUD masing-masing daerah, tak perlu berlama-lama. Sebab jika Bupati yang masih dijabat oleh Penjabat (PJ) dan Pelaksana Tugas (Plt) memiliki kewenangan terbatas.

"Makanya kalau bisa lebih cepat lebih baik. Maka kita masih komunikasi dengan Kemendagri agar kita minta pelantikan secepatnya," katanya.

Dari hasil Pilkada serentak Februari lalu kepala daerah yang ditetapkan KPUD, antaralain pasangan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi (Jepara), Wihaji-Suyono (Batang), Budhi Sarwono-Syamsudin (Banjarnegara), Haryanto-Saiful Arifin (Pati), Idza Priyanti-Narjo (Brebes), Tatto Suwarno-Syamsul Aulia (Cilacap).

Sedangkan Kota Salatiga Yulianto-Muh Haris dan Agus Rudianto-Dance Ishak masih proses sengketa di MK. Diperkirakan, prosesnya akan tuntas akhir April ini.

Sementara untuk masa jabatan, tiga daerah yakni Banjarnegara, Salatiga, Batang, sementara ini dipimpin oleh PJ Bupati. Sedangkan Akhir masa jabatan (AMJ) kepala daerah untuk di Pati berakhir pada 7 Agustus, Cilacap 19 November, dan Brebes 4 Desember.

"Saya inginnya kalau bisa bulan depan. Lha ngapain kita naruh orang lama-lama sementara, lha wong ini sudah jadi yang ditunggu apa, kan yang ditunggu kan kemarin putusan MK saja, kan sudah selesai," kata Ganjar.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help