TribunJateng/

MENGENASKAN, Gara-gara Ini Pelajar SD yang Perlu Bantuan Belum Terima Sumbangan Donatur

Mereka tak memakai sepatu, seragam compang camping, dan hanya membawa kantong kresek ke sekolah.

MENGENASKAN, Gara-gara Ini Pelajar SD yang Perlu Bantuan Belum Terima Sumbangan Donatur
INSTAGRAM/CAK BUDI
Bantuan untuk siswa SDN Pulau Bawa Nias tertunda diberikan karena prosedur pemerintah setempat 

TRIBUNJATENG.COM - Kondisi memprihatinkan dialami pelajar Sekolah Dasar Negeri Pulau Bawa di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Dalam foto-foto yang beredar di media sosial, siswa-siswa di sekolah ini hanya berpakaian ala kadarnya.

Mereka tak memakai sepatu, seragam compang camping, dan hanya membawa kantong kresek ke sekolah.

Situasi itu memantik reaksi relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Suisba Peduli untuk mengulurkan tangan.

Mereka berinisiatif mengumpulkan donasi dari donatur untuk disumbangkan ke Nias.

Enam hari lalu, seluruh donasi sudah terkumpul dan siap diberangkatkan.

Hal ini disampaikan pemilik akun Instagram @cak_budi, pentolan Suisba Peduli:

"Alhamdulilllah bantuan untuk adik-adik SD di kec. Sirombu kab. Nias sudah selesai di packing dan siap kirim .
11 kardus dan 1 karung besar yang berisi :
50 Sepatu dan kaos kaki
50 Tas Sekolah, .
50 Seragam SD putra putri, .
Topi, dasi, .
Buku, pensil, penghapus, penggaris, dan alat tulis lainnya. .

Terimakasih buat para donatur dan tim @suisbapeduli.jabodetabek yang sudah mengumpulkan barang hingga siap kirim hari ini..

Semoga tim @cakbudi_ di beri kesehatan hingga bisa segera ke Nias.
Sekecil apapun yang sahabat berikan sangat berarti untuk saudara kita. Semoga berkah untuk semuanya. Aamiin Senyum mereka adalah kebahagiaan kami.
#suisbapeduli"

Kamis ini rencananya relawan Suisba Peduli akan memberi bantuan itu ke Nias.

Apa lacur, niat mulia itu terkendala birokrasi pemerintah setempat.

Pemilik akun @cak-budi menyatakan terpaksa menunda keberangkatan ke Sumatera karena untuk mengirim bantuan harus izin ke pemerintah setempat dulu.

Dia tak menjelaskan rinci izin seperti apa yang diminta tersebut.

Namun, pemilik akun @lambe_turah yang juga tergabung dalam Suisba Peduli mengatakan pihaknya tidak diperbolehkan menggunakan rekening yang biasa mereka pakai untuk menerima bantuan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help