TribunJateng/

GAGAL, Dua Kali Digelar Seleksi Namun Pelamar Lelang Jabatan Kepala Dinas hanya 6 Orang

GAGAL, Dua Kali Digelar Seleksi Namun Pelamar Lelang Jabatan Kepala Dinas hanya 6 Orang

GAGAL, Dua Kali Digelar Seleksi Namun Pelamar Lelang Jabatan Kepala Dinas hanya 6 Orang
TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN/HUMAS
FOTO DOKUMEN Rabu (4/1/2017) lalu, Pj Wali Kota Salatiga Achmad Rofai telah mengukuhkan dan melantik sebanyak 561 pejabat struktural di Lingkungannya 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Seleksi Jabatan Pemimpin Tertinggi (JPT) Pratama Pemkot Salatiga Tahun 2017 hingga kini masih belum jelas atau mengambang. Bahkan, berbagai tahapan seleksi pun seluruhnya terhenti lantaran dua tahapan pendaftaran seleksi gagal karena jumlahnya tidak memenuhi persyaratan.

"Mohon maaf, hingga saat ini kami belum bisa memberikan jawaban pasti apakah akan dibuka kembali pendaftaran seleksi JPT Pratama Tahap III Pemkot Salatiga atau tidak. Itu semua bergantung pada restu serta rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) RI. Hingga saat ini kami pun masih menunggunya," jelas Ketua Pansel JPT Pratama Pemkot Salatiga 2017 Fakruroji kepada Tribun Jateng, Jumat (21/4/2017).

Pendaftaran seleksi telah dilakukan dua kali. Tetapi lagi-lagi, tidak ada satupun perubahan yang mengembirakan di tahapan tersebut. Jumlah peserta yang mendaftar masih tetap yakni 6 orang. Padahal, jumlah paling sedikit peserta lelang jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Salatiga itu adalah 16 orang.

Atas kondisi tersebut, Penjabat Wali Kota Salatiga Achmad Rofai pun berinisiatif untuk memperpanjang kembali masa pendaftaran. Dan di pendaftaran JPT Pratama Tahap III Pemkot Salatiga 2017 diperluas. Peserta diperkenankan pegawai negeri sipil (PNS) dari luar Salatiga atau terbuka luas untuk mereka di Jawa Tengah.

Adapun yang hingga saat ini posisi jabatan masih kosong dan untuk sementara dijabat oleh pelaksana tugas harian (Plt) adalah posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga.

"Inisiatif tersebut pun sudah kami sampaikan kepada pihak KASN RI. Tetapi, disetujui atau tidaknya, hingga saat ini pun kami masih menunggu balasan jawabannya. Jika ada balasan rekomendasi secara resmi yang diizinkan dilaksanakan perpanjangan, segera akan kami laksanakan. Prinsip, dalam hal ini kami di Pansel hanyalah sebagai pelaksana. Penentunya adalah KASN RI," ujar Fakruroji. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help