Hasil Pilkada Membuat Rupiah Terkapar

Sementara, kurs tengah rupiah Bank Indonesia tergerus 0,22 persen ke Rp 13.328 per dollar AS.

Hasil Pilkada Membuat Rupiah Terkapar
Tribun Jateng/Catur Waskito Edy
Dollar 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Gempuran sentimen negatif dari sisi eksternal disertai kekecewaan pasar akan hasil pilkada Jakarta membebani laju rupiah. Di pasar spot, Kamis (20/4), kurs rupiah melemah tipis 0,03 persen ke Rp 13.323 per dollar AS dibanding sehari sebelumnya.

Sementara, kurs tengah rupiah Bank Indonesia tergerus 0,22 persen ke Rp 13.328 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steve Mnuchin yang mengklarifikasi pidato Presiden Donald Trump tentang penguatan USD membuat pasar lebih tenang.

"Ditambah lagi harga minyak sempat jatuh ke level US$ 50 per barel sebelum kembali naik. Ini menambah sentimen nagatif ke rupiah," ungkap Josua, Kamis (20/4).

Yulia Safrina, Research and Analyst Monex Investindo Futures, menambahkan, kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno disambut kekecewaan pasar. "Sebab, Gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama, dianggap lebih dekat dengan investor," tutur dia.

Yulia memprediksi rupiah menguat dan bergerak di kisaran Rp 13.300-Rp 13.340 per dollar AS. Senada, Josua juga memprediksi rupiah akan menguat dan bergerak pada rentang Rp 13.300-Rp 13.375 per dollar AS. (kontan/wuwun nafsiah)

Editor: Catur waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help