TribunJateng/

Petugas Jasa Raharja Tidak Menyangka Masrekhah Yang Terima Santunan Kematian Suami Kini Jadi Korban

uami ibu Masrekah (korban tewas), juga meninggal karena kecelakaan dan dulu kami berikan santunan kematian ke bu Masrekhah

Petugas Jasa Raharja Tidak Menyangka Masrekhah Yang Terima Santunan Kematian Suami Kini Jadi Korban
Istimewa

Rozaq menyatakan petugasnga sudah memproses santunan untuk ahli waris korban, yakni Febri dan orangtua Rekhan.

Para ahli waris akan menerima dana santunan masing-masing Rp 25 juta.

"Kami kejar hari ini bisa cair,kurang dari 24 jam," ucapnya.

Ia mengatakan untuk korban tewas, Andika Yusuf (5), putra Masrekhah, hanya mendapat bantuan biaya penguburan Rp 2 juta.

Sebab, Andika tidak mempunyai ahli waris yang sesuai Pasal 10 ayat 2.d dan pasal 12 ayat 1 UU.NO 34 TH 1964 jonto PP no.18 th 1965.

"Dalam pasal 10 disebut, jika tidak punya ahli waris akan dibantu biaya penguburannya," ucapnya.

Adapun kategori ahli waris sesuai pasal 12 antara lain janda atau duda korban kecelakaan lalu lintas, anak korban atau orangtua korban.

"Sedangkan orangtua Andika sudah tidak ada semua, kakeknya dan kakaknya si Febrian tidak masuk kategori ahli waris," jelasnya. (*)

Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help