TribunJateng/

Rayakan Hari Kartini, BPJS Kesehatan Kota Semarang Gelar Pemeriksaan Papsmear di 14 Pabrik

Tidak tanggung-tanggung, pemeriksaan yang pembiayaannya ditanggung penuh oleh BPJS itu digelar di 14 pabrik yang tersebar di Semarang

Rayakan Hari Kartini, BPJS Kesehatan Kota Semarang Gelar Pemeriksaan Papsmear di 14 Pabrik
Tribun Jateng/ponco wiyono
Karyawan PT SAMI antre saat melakukan pendaftaran pemeriksaan papsmear yang digelar BPJS Kesehatan Kota Semarang, pada Jumat (21/4/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BPJS Kesehatan KCU Kota Semarang turut merayakan Hari Kartini pada 21 April ini dengan menggelar pemeriksaan papsmear kepada para karyawati di Kota Atlas.

Tidak tanggung-tanggung, pemeriksaan yang pembiayaannya ditanggung penuh oleh BPJS itu digelar di 14 pabrik yang tersebar di Semarang.

Humas BPJS KCU Kota Semarang, Diana Laura, saat acara yang digelar di PT. Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia (SAMI)‎ pada Jumat (21/4/2017) pagi mengungkapkan jika para relasi antusias.

Menurutnya, pemeriksaan papsmear ini dilakukan sebagai bagian dari usaha menekan angka penderita kanker serviks di Indonesia.

"Dengan diperiksa maka akan bisa terdeteksi, apakah ada benih-benih kanker serviks. Sementara tujuan umum adalah meningkatkan kesehatan anggota JKN-KIS," kata Laura di kantor PT. SAMI, Kelurahan Tugurejo Kecamatan Tugu.

Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggandeng beberapa laboratorium swasta di Semarang.

Menurut Manajer GA PT SAMI, Ari Wijayanti‎, 90 persen pekerja di perusahaan tersebut berjenis kelamin perempuan.

PT. SAMI sendiri disebutnya ingin agar kerjasama dengan BPJS bisa terus dilanjutkan.

"Harapannya tiga bulan sekali bisa ada penyuluhan dan pengobatan, dan tidak hanya papsmear, karena di jaman sekarang penyakit jumlahnya meningkat dan beragam," tuturnya.

Seorang karyawan bernama Harini‎ yang turut diperiksa mengatakan jika sebenarnya ia sudah berniat memeriksakan diri sejak lama. Kala itu, Harini batal karena tidak memenuhi syarat pemeriksaan.

"Salah satun syaratnya waktu itu harus pascahaid selama dua hari, dan ketika itu saya sudah terlewat dua minggu. Oleh sebab itu ada kesempatan ini saya langsung mendaftar," akunya.

(*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help