TribunJateng/

Sugiyanto Masukkan Pendidikan Integritas dalam Mata Kuliah di Poltekes Semarang

Ribuan poster bertuliskan antikorupsi dipamerkan di lapangan Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekes) Semarang, Jumat (21//4/2017).

Sugiyanto Masukkan Pendidikan Integritas dalam Mata Kuliah di Poltekes Semarang
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Ribuan poster bertuliskan antikorupsi dipamerkan di lapangan Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekes) Semarang, Jumat (21//4/2017). Direktur Poltekes Semarang Sugiyanto mengamapi poster di kampus tersebut 

Laporan Wartawan Tribunjateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan poster bertuliskan antikorupsi dipamerkan di lapangan Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekes) Semarang, Jumat (21//4/2017).

Poster-poster tersebut dilombakan pada kegiatan Dies Natalies yang bertajuk "Membangun Intergritas Mahasiswa Untuk Mencegah Korupsi"

Direktur Poltekes Semarang Sugiyanto mengatakan lomba poter tersebut berkaitan dengan adanya pembentukan sumber daya manusia (SDM) kesehatan mempunyai integritas. Sehingga saat terjun di masyarakat dapat memberikan pelayanan yang bagus.

"Sehingga dibentuk dari anak-anak mahasiswa. Kalau intergritas bagus maka pelayanan juga akan bagus," ujarnya.

Sugiyanto mengatakan pembentukan intergritas diterapkan pada mata kuliah Pendidikan Budaya Antikorupsi (PBAK) yang diberikan sejak semester dua. Mata kuliah tersebut telah diterapkan dari Poltekes sejak dua tahun yang lalu.

"Dosen dari internal Politekes dilatih terlebih dulu oleh KPK dan dari pusat. Saya berharap gencarnya integritas dapat mendorong mahasiwa maupun pengelola menuju kampus yang bebas korupsi," ujarnya.

Kepala pusat Pendidikan SDM kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Kesehatan, Achmad Subagyo mengatakan di seluruh Poltekes di Indonesia terdapat mata kuliah wajib yaitu Pendidikan Budaya Anti Korupsi (PBAK).

"Keterlibatan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi tidak hanya pada penindakan tetapi lebih ke promotif preventif dengan melakukan edukasi dan pencegahan," ujarnya.

Achmad menuturkan selama ini badan PTSDM melalui Pusat Pendidikan SDM Kesehatan berupaya melakukan kegiatan yang sifatnya bimbingan teknis dengan membuat faisilitas penyusunan buku ajar PBAK. Hal ini bertujuan memberantasan korupsi di Poltekes. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help