Warga Gembongsari Semarang Andalkan Sirine dan Lampu Sorot di Perlintasan Kereta

Saat ini, warga mengandalkan sirine dan lampu sorot di dekat jalur perlintasan. Mereka memasang peranti keamanan itu secara mandiri.

Warga Gembongsari Semarang Andalkan Sirine dan Lampu Sorot di Perlintasan Kereta
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Polisi mengecek lokasi motor tertabrak kereta di perlintasan tak berpalang pintu di Gombongsari, Tambakrejo, Gayamsari, Jumat (21/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga Gembongsari, Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, menginginkan pemasangan palang perlintasan kereta api di wilayah RT 7 RW 7.

"Saya sudah kirim surat ke (pemerintah) kelurahan beberapa kali. Mbok, ya, di perlintasan ini dipasangi palang tapi tak ada respon," kata Ketua RW 7 Tambakrejo, Wakijan (51), Jumat (21/4/2017).

Saat ini, warga mengandalkan sirine dan lampu sorot di dekat jalur perlintasan.

Mereka memasang peranti keamanan itu secara mandiri.

"Kalau listrik padam, ya, wassalam. Karena sumber kelistrikan sirine itu bergantung pada jaringan rumah penduduk kami," imbuh Wakijan.

Baca: BREAKING NEWS, Sekeluarga Tewas Tersambar Kereta Api di Gayamsari

Dia berharap Pemerintah Kota Semarang dan PT KAI berkenan menilik dan memasang palang perlintasan sebidang.

Jadi tidak sampai jatuh lebih banyak korban lagi.

Kapolsek Gayamsari Kompol Dedi Mulyadi juga berharap PT KAI mengecek sekaligus memasang palang di seluruh perlintasan sebidang.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help