TribunJateng/

Sweet Home

Batu Akik Percantik Taman, Air Terjun Buatan Bikin Rumah Makin Terasa Sejuk

Memiliki taman yang disertai dengan beberapa air terjun buatan yang ada di rumah Ikhwan Ubaidillah, menjadikan sebuah keunikan tersendiri

Batu Akik Percantik Taman, Air Terjun Buatan Bikin Rumah Makin Terasa Sejuk
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
DOMINASI KAYU - Rumah joglo didominasi material kayu berukir cukup terawat di rumah milik Ikhwan Ubaidillah di Griya Raharja, Kota Semarang. Piring-piring keramin juga hiasi sudut-sudut dinding kayu ukir. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memiliki taman yang disertai dengan beberapa air terjun buatan yang ada di rumah Ikhwan Ubaidillah, menjadikan sebuah keunikan tersendiri. Beberapa bongkahan batu mulia atau sering disebut batu akik, menghiasi di setiap sudut taman yang ada di sana. Muhammad Maulana (28), selaku penanggung jawab rumah ini, menjelaskan, batu-batu ini sudah mulai dikoleksi sejak sebelum ramainya batu ini diburu banyak orang.

"Batu-batu ini sudah dikoleksi sejak sebelum booming-nya batu akik. Memang Pak Ikhwan sudah lama suka dengan keunikan batu-batu ini. Serta, jenis dan ukurannya pun berbagai macam," ungkap Amad.

Begini rumah joglo milik Ikhwan Ubaidillah di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang.
Begini rumah joglo milik Ikhwan Ubaidillah di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. (TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Batu-batu ini ditata sedemikian rupa dan diletakkan di sekitar kolam ikan yang menghubungkan air terjun yang satu dengan yang lain.

Menuju ke joglo rumah utama dari akses gerbang pintu masuk, Ikhwan memberikan jembatan dari kayu ulin yang di bawahnya ada kolam ikan. Ada bagian kolam ikan yang di tengahnya diberikan joglo gazebo. Menariknya, pada bagian bawah joglo tersebut juga terdapat akuarium ikan, yang sekarang masih dalam proses penggarapan. Taman yang rimbun ini ditanami berbagai macam tanaman berpot dan tanaman buah.

"Di sekitar kolam ikan ini ditanam jemani dan bonsai. Bonsai dipilih karena memiliki nilai artistik yang enak dipandang. Bapak tidak mau membeli bonsai yang tidak memiliki karakter seninya," jelasnya.

Begini kediaman Ikhwan Ubaidillah yang beralamatkan di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. Rumah dengan konsep Joglo ini dipenuhi berbagai tanaman, guci dari Tiongkok dan berbagai perabotan lawasan.
Begini kediaman Ikhwan Ubaidillah yang beralamatkan di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. Rumah dengan konsep Joglo ini dipenuhi berbagai tanaman, guci dari Tiongkok dan berbagai perabotan lawasan. (TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Tanaman bonsai dan batu akiknya pun, hingga diletakkan di luar rumah hingga ke penghujung gang jalan akses masuk perumahannya.

Kolam ikan pada taman ini berisi beberapa ikan koi, mujahir, bawal, gurami, emas, dan ikan yang berasal dari sungai Amazon, Arapaima. Ikan mujahir yang semula hanya untuk makanan ikan arapaima, justru sekarang sudah berkembang biak semakin banyak akibat dari beberapa ekor tidak termakan oleh ikan tersebut.

"Mujahir yang seharusnya untuk dimakan ikan arapaima ini, justru tumbuh besar. Mungkin karena ikannya sudah kekenyangan. Biasanya muncul saat sore hari saat diberikan makanan ikan berupa pelet," kelakarnya.

Begini rumah joglo milik Ikhwan Ubaidillah di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang.
Begini rumah joglo milik Ikhwan Ubaidillah di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. (TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Amad menambahkan, selain ikan yang ada di kolam, beberapa ada ikan arwana yang diletakkan di akuarium, tapi karena insiden pecahnya kaca akuarium, alhasil ikan Arwana sementara harus bermigrasi ke akuarium di rumah yang lain.

Begini kediaman Ikhwan Ubaidillah yang beralamatkan di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. Rumah dengan konsep Joglo ini dipenuhi berbagai tanaman, guci dari Tiongkok dan berbagai perabotan lawasan.
Begini kediaman Ikhwan Ubaidillah yang beralamatkan di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. Rumah dengan konsep Joglo ini dipenuhi berbagai tanaman, guci dari Tiongkok dan berbagai perabotan lawasan. (TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Amad menjelaskan, pada malam hari, air terjun buatan yang ada di taman akan disorot lampu hias. Dari sinar lampu yang menembak ke bagian air yang turun, memunculkan kesan tersendiri bagi si penghuni rumah. "Di sini jika malam hari bagus, ada lampu yang menyoroti tamannya. Sekali-kali coba saja main ke sini kalau malam," ajak Amad. (tribunjateng/afn)

Begini kediaman Ikhwan Ubaidillah yang beralamatkan di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. Rumah dengan konsep Joglo ini dipenuhi berbagai tanaman, guci dari Tiongkok dan berbagai perabotan lawasan.
Begini kediaman Ikhwan Ubaidillah yang beralamatkan di Perumahan Griya Rahardja Nomor 26 A, Kalicari, Semarang. Rumah dengan konsep Joglo ini dipenuhi berbagai tanaman, guci dari Tiongkok dan berbagai perabotan lawasan. (TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA)
Penulis: faisal affan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help