TribunJateng/

Laporan Humas Polres Batang

Ganjar Pranowo Tak Pernah Meragukan Kesetiaan NU, GP Ansor dan Banser Bela NKRI

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak pernah meragukan komitmen Nahdlatul Ulama, GP Ansor dan Banser yang selalu setia dan menjadi benteng NKRI.

Ganjar Pranowo Tak Pernah Meragukan Kesetiaan NU, GP Ansor dan Banser Bela NKRI
tribunjateng/humas polres batang
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak pernah meragukan komitmen Nahdlatul Ulama, GP Ansor dan Banser yang selalu setia dan menjadi benteng NKRI. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak pernah meragukan komitmen Nahdlatul Ulama, GP Ansor dan Banser yang selalu setia dan menjadi benteng NKRI.

Pemerintah merasa sangat terbantu dengan kehadiran NU dan GP Ansor dalam merawat bangsa. Hal tersebut dikatakan Gubernur Jateng ketika membuka kemah Bhakti II tahun 2017 dalam rangka Hari Lahirnya Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ke 83 yang berlangsung di desa Tombo Kecamatan Batang Sabtu (22/4) malam.

Dikatakannya, melalui kegiatan yang meneguhkan semangat kebangsaan, NU mampu menyelesaikan persoalan bangsa dengan pendekatan yang lebih humanis demi tegaknya NKRI.

Ganjar ajak NU dan seluruh elemen bangsa untuk perangi narkoba, pornografi dan antisipasi bahaya berita HOAX di media sosial.

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono hadiri dan berikan bantuan dalam acara Kemah Bhakti Kebangsaan GP Ansor tingkat Jateng di Batang
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono hadiri dan berikan bantuan dalam acara Kemah Bhakti Kebangsaan GP Ansor tingkat Jateng di Batang (tribunjateng/humas polres batang)

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang mempunyai kemampuan survive terhadap ancaman pangan karena di Indonesia mampu produksi makanan sendiri

"Untuk itu mari kita suarakan kebenaran bersama-sama sebagai sikap kebangsaan yang jelas demi NKRI," tegas Ganjar.

Ketua PWNU Jateng KH Abu Habsyi mengatakan, kegiatan ini untuk merenungkan berbagai masalah kebangsaan.

"Tantangan kebangsaan sangat berat. Jangan sia-siakan kegiatan ini. Ideologi pemahaman orang NU adalah pemahaman ahlussunnah waljamaah telah teruji sebelum kemerdekaan, awal kemerdekaan, orde lama, orde baru dan orde reformasi. Sumbangan terbesar NU terletak pada bagaimana pemahaman terhadap agamanya yang membuat Indonesia stabil dalam politik," ujar Abu Habsyi.

NU komitmen meneguhkan dan menjaga NKRI dalam koridor Islam moderat, ahulussunnah wal jamaah annahdliyah. Jangan sampai terimbas oleh pemahaman orang-orang ISIS yang mengarah kepada perpecahan Islam serta merongrong kedaulatan suatu bangsa.

Ketua GP Ansor Jawa Tengah Ikhwanudin menyatakan, kegiatan Kemah Bhakti GP Ansor merupakan kegiatan rutin yang dimulai tahun lalu yang bertempat di Ungaran, dan ini kesempatan kedua di Desa Tombo Kecamatan Bandar Batang berlangsung 22 - 26 April 2017.

"Kemah Bhakti ini dengan agenda sarasehan kebangsaan, ajang prestasi dengan sebelas kejuaraan perlombaan IT dalam rangka menanggulangi berita HOAX, bhakti sosial, display hasil produk, mukahadah dan Ansor bershalawat, apel NKRI," kata Ketua GP Ansor Jawa Tengah Ikhwanudin.

Kemah bhakti diikuti oleh 790 peserta dari 32 cabang GP Ansor di Jawa Tengah. Bertujuan untuk memberikan wawasan kebangsaan kepada kader GP Ansor agar siap siaga dalam menghadapi ideologi yang anti Pancasila dan NKRI.

"GP Ansor siap menjadi garda terdepan untuk menjaga NKRI,” tegas Ikhwanudin.

Kapolres Batang AKPB Juli Agung Pramono yang mewakili Kapolda Jateng, menyerahkan bantuan dana kegiatan dan bantuan rompi pelopor keselamatan berlalulintas secara simbolis kepada tiga pemuda perwakilan Banser.

"Banser merupakan mitra kepolisian. Diharapkan anggota Banser dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas,” Kata AKBP Juli Agung Pramono. (tribunjateng/humas polres batang/abdika)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help