TribunJateng/

Kampoeng Semarang Luncurkan Lunpia Vacuum yang Tahan Hingga Dua Hari

Wenny Sulistiowaty Hartono (40), pengusaha lunpia dari Kampoeng Semarang Luncurkan Lunpia Vacuum yang Tahan Hingga Dua Hari

Kampoeng Semarang Luncurkan Lunpia Vacuum yang Tahan Hingga Dua Hari
TRIBUNJATENG/PONCO WIYONO
Kampoeng Semarang Luncurkan Lunpia Vacuum yang Tahan Hingga Dua Hari 

‎Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pecinta lunpia kini, khususnya lunpia basah, tidak perlu khawatir makanan kesukaannya basi saat dibawa keluar kota lebih dari sehari.

Sebab, kini tersedia lunpia dengan kemasan vacuum yang mampu membuat kudapan tersebut tahan hingga dua hari di luar mesin pendingin.

Adalah Wenny Sulistiowaty Hartono (40), pengusaha lunpia dari Kampoeng Semarang yang mengklaim sebagai yang pertama, meluncurkan lunpia kemasan vacuum.

Sang pemilik mengisahkan, awal kemunculan ide mengemas lunpia dalam plastik ketat adalah ketika ia mendapati banyak pelanggannya yang bingung saat hendak membawa lunpia ke luar kota.

"Dari situ lalu tercetus di pikiran, mengapa tidak dikemas vacuum seperti bandeng saja. Lalu mulailah dua bulan terakhir kami melayani pembelian lunpia Vacuum," akunya, pada Jumat (21/4/2017).

‎Dengan kemasan vacuum, lunpia Kampoeng Semarang disebut Wenny mampu bertahan hingga dua hari dalam suhu udara biasa. Sementara jika di dalam mesin pendingin, lunpia vacum bisa tahan hingga dua minggu.

"Dulu kami selalu mengingatkan kepada pembeli, kalau beli lunpia basah cuma delapan jam lho. Sementara yang digoreng bisa lebih lama. Namun selera orang berbeda-beda, meski tidak tahan lama lunpia basah tetap banyak peminatnya," jelas Wenny.

Tidak hanya dikemas secara vacuum, Lunpia Kampoeng Semarang juga memiliki bungkus perpotong.

Pengemasan semacam ini disebut Wenny akan memudahkan pelanggannya untuk menikmati lunpia selayaknya menikmati kebab maupun hotdog. Oleh sebab itu, Kampoeng Semarang juga melayani pembelian satuan.

"Saya kira masyarakat sudah waktunya menikmati lunpia tanpa harus repot. Dengan kemasan ini penikmat tinggal mengeluarkan ujungnya lalu menambahkan sambal dan bisa langsung dimakan," bebernya.

Sepotong Lunpia Kampoeng Semarang dibanderol Rp 14 ribu. Di dalam kemasan, selain lunpia terdapat pula sebungkus sambal, daun bawang, dan acar. Pusat oleh-oleh Kampoeng Semarang sendiri berada di Jalan Kaligawe Km 1 nomor 96 Kota Semarang. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help