TribunJateng/

BPJS Kucurkan Pinjaman Kredit Perumahan, REI Jateng Minta Pengembang Bidik Pekerja

BPJS Kucurkan Pinjaman Kredit Perumahan, REI Jateng Minta Pengembang Bidik Pekerja

BPJS Kucurkan Pinjaman Kredit Perumahan, REI Jateng Minta Pengembang Bidik Pekerja
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA/DOK
FOTO DOKUMEN Rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diburu konsumen dalam gelaran Tribun Jateng Home Property Expo 2016 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah meminta pengembang menyasar kalangan pekerja. Apalagi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengeluarkan kebijakan memberi pinjaman untuk kredit perumahan.

Lewat kebijakan tersebut, para pengembang rumah bersubsidi semakin mudah mencari konsumen, selain mereka yang memanfaatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari pemerintah.

"Ini harus dimanfaatkan. Potensi pasar terbesar itu di pekerja," kata Wakil Ketua REI Jateng Bidang Rumah Susun dan Sederhana, Andi Kurniawan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, program jaminan kredit perumahan dari BPJS Ketenagakerjaan juga dapat mendorong realisasi pembangunan rumah bersubsidi 16.000 unit. "Di awal 2017 ini baru tercapai 3.000 unit rumah bersubsidi di Semarang dan sekitar," jelasnya.

Ia berharap program tersebut dimanfaatkan para pekerja, khususnya yang belum memiliki rumah. Selain kemudahan pembiayaan, bunga KPR yang murah menjadi daya tarik bagi pekerja yaitu 5 persen per tahun dari sebelumnya 7,5 persen per tahunnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pemuda, Semarang, Pepen Supendi Almas, mengatakan, kredit perumahan diperuntukkan bagi peserta yang dibuktikan dengan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Pekerja harus terdaftar sebagai peserta. Kemudian, aturan BI (Bank Indonesia), ada slip gaji karena nanti persetujuannya juga melihat dari pemasukan gajinya," kata Pepen. Menurut Pepen, pelunasan pinjaman ini mencapai 20 tahun. (tribunjateng/nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help