TribunJateng/

Pejabat Dinas Pertanian Pemkab Brebes Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Bantuan Bibit Bawang Merah

Pemeriksaan itu terkait dugaan kasus korupsi proyek pengadaan bantuan bibit bawang merah bagi para petani Kabupaten Brebes senilai Rp 5,489 miliar

Pejabat Dinas Pertanian Pemkab Brebes Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Bantuan Bibit Bawang Merah
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Petani bawang merah di Brebes panen 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Suddit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jateng memeriksa sejumlah pihak di Mapolres Brebes.

Pemeriksaan itu terkait dugaan kasus korupsi proyek pengadaan bantuan bibit bawang merah bagi para petani Kabupaten Brebes senilai Rp 5,489 miliar.

Beberapa petani yang menerima bantuan ikut diperiksa di Mapolres Brebes. Tidak hanya mereka, pejabat di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkab Brebes juga menjalani pemeriksaan.

Kapolres Brebes, AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasat Reskrim, AKP Arwansa, membenarkan adanya proses pemeriksaan terhadap dugaan kasus korupsi pengadaan bantuan bibit bawang merah.

"Polres Brebes hanya memfasilitasi tempat saja untuk proses pemeriksaan. Kasus itu ditangani langsung Polda Jateng," kata Arwansa, Kamis (27/4/2017).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan korupsi bantuan petani bersumber dari APBN tahun 2016. Diduga ada penyelewengan bantuan.

Petani yang semestinya menerima bantuan dalam bentuk barang, tetapi dalam pelaksanaannya sebagian petani justru menerima uang.

Sejumlah petani penerima bantuan bibit yang menerima dalam bentuk uang itu tersebar di Kecamatan Brebes, Wanasari dan sebagian Kecamatan Jatibarang.

Sementara, Sekretaris Dinas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Didik Sidik Priyo Gutomo menjelaskan, proyek pengadaan bantuan bibit bawang merah itu dilaksanakan 2016 melalui sistem lelang dengan nilai kontrak Rp 5,489 miliar.

"Bantuannya berupa bibit bawang, sedangkan pengadaannya dilelangkan," kata Didik.

Ia menuturkan, bantuan tersebut dialokasikan bagi para kelompok tani yang berada di 11 kecamatan. Jumlah penerima bantuan sebanyak 33 kelompok tani. Setiap kelompok tani menerima sebanyak tiga kuintal bibit bawang merah.

Didik mengakui bantuan bibit bawang merah bagi petani bermasalah. Ia pun membenarkan pejabat di dinas tersebut sudah dimintai keterangan polisi.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada polisi," tandasnya.

(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help