TribunJateng/

Tanpa Libur, Komunitas Sedekaholic Kendal Bagi-bagi Nasi Tiap Jumat Pagi

Saat fajar menyingsing, puluhan relawan yang tergabung dalam Komunitas Sedekaholic Kendal mulai beraksi

Tanpa Libur, Komunitas Sedekaholic Kendal Bagi-bagi Nasi Tiap Jumat Pagi
Komunitas Sedekaholic Kendal membagikan nasi bungkus di Alun-Alun Kaliwungu, Jumat (28/04/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Saat fajar menyingsing, puluhan relawan yang tergabung dalam
Komunitas Sedekaholic Kendal mulai beraksi, Jumat (28/04/2017).

Mereka menyusuri alun-alun Kaliwungu dan membagikan puluhan nasi bungkus pada tukang becak, pengemis, gelandangan bahkan orang gila yang tersebar di pusat Kaliwungu.

Setelah membagikan 50 nasi bungkus, mereka melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor keliling alun-alun Kendal daj Gemuh untuk membagikan nasi bungkus yang berada dalam kantong plastik.

Penggagas Komunitas Sedekaholic Kendal, Muhammad Arif (36) mengungkapkan, kegiatan bagi nasi bungkus tersebut dilakukan rutin setiap jumat pagi ini dan sudah berjalan selama satu tahun.

Ide bagi sedekah tiap jumat berawal dari pengalaman Arif yang ingin berbagi ke sesama setelah ditinggal pergi putrinya yang menderita hydrocephalus.

"Saya ingin berbagi ke sesama karena saya pernah dibantu saat kesulitan mencari biaya pengobatan, awalnya cuman beberapa nasi bungkus lalu saya menggandeng sejumlah teman yang ingin berbagu, " ungkapnya, Jumat (28/04/2017).

Lebih lanjut Arif mengungkapkan relawan di komunitas ini berasal dari berbagai profesi, mulai pekerja sosial, jurnalis, bidan, guru hingga pengangguran.

"Tetapi mereka mempunyai satu tekad dan niat yang sama, yakni berbagi dengan mereka yang membutuhkan," imbuhnya.

Tiap jumat pagi, Komunitas Sedekaholic Kendal membagikan rata-rata 150 nasi bungkus dari donatur. Dan tidak pernah libur untuk berbagi meski hujan ataupun hari libur.

Eddie Prayitno selaku kordinator Komunitas Sedekaholic Kendal menambahkan nama Sedekaholic dipilih agar masyarakat lebih mengenal dan menebarkan kebaikan meski hanya melalui nasi bungkus.

“Setelah Komunitas Sedekaholic terbentuk saya mulai memosting kegiatan di media sosial untuk menjaring banyak donatur dan relawan,” ujarnya.

Saat bulan puasa, komunitas berbagi nasi bungkus mengganti kegiatan dengan buka puasa bersana anak yatim piatu dan memberikan santunan.

"Insya Allah tahun ini kami juga akan berbagi dengan anak yatim piatu dengan membagikan 100 paket alat sholat,” ungkap Eddie. 

(*)

Penulis: dini
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help