TribunJateng/

Kagama dan Ika Undip juga Bangun Kerjasama Pengembangan Investasi

Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) dan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (Ika Undip) telah membuat kesepakatan untuk bekerjasama

Kagama dan Ika Undip juga Bangun Kerjasama Pengembangan Investasi
tribunjateng/dok
SEKDA PROVINSI JATENG SRI PURYONO, yang juga Ketua Panitia Caring for Nation kerjasama Kagama dengan Ika Undip 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) dan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (Ika Undip) telah membuat kesepakatan untuk bekerjasama mengabdi demi pembangunan negeri.

Kesepakatan tersebut direalisasikan melalui program 'Caring for Nation' yang di dalamnya terdapat banyak kegiatan pengabdian.

Ketua Panitia 'Caring for Nation' yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sri Puryono, mengatakan, Caring for Nation ini adalah kegiatan besar KAGAMA dan IKA Undip dalam mengemban amanah untuk menjaga kebhinekaan dan mempertahankan NKRI.

"Kegiatan spesifiknya adalah pengembangan agroindustri dan agrowisata," kata Puryono di sela pembukaan 'Caring for Nation' di halaman kantor Gubernur Jateng, Minggu (30/4/2017).

Ia menjelaskan, Agroindustri ini adalah pendampingan pertanian yang bukan hanya konvensional tapi juga modern. Pendampingan paguyuban dua alumni perguruan tinggi negeri itu dimulai dari hulu sampai hilir. Termasuk berkembang pada kerjasama pengembangan investasi dan lain sebagainya.

"Nanti bisa lagi kembangkan ke agrowisata, kegiatan investasi, industri hulu, industri hilir. Ini hanya langkah awal, kita ingin masyarakat tahu bahwa perguruan tinggi dan alumnusnya bukan hanya seorang pelajar bergelar sarjana, tapi gelarnya dimanfaatkan dan bisa dirasakan langsung masyarakat," katanya.

Puryono juga mengungkapkan, pada program besar Caring for Nation ini, juga sudah dirancang program realisasi kegiatannya. Yakni dilakukan program KKN Tematik oleh mahasiswa di dua perguruan tinggi itu. Sejauh ini sudah ada 2.100 mahasiswa UGM yang melakukan KKN di Jateng.

"Misalnya jambanisasi, dan penyelesaian kedaulatan pangan keluarga. Kita tahu penyuluh pertanian kita kan terbatas, maka mahasiswa kita minta, dan ini sudah berjalan," ujarnya.

Ketua KAGAMA Jawa Tengah, Suryo Banendro, mengatakan, kesepakatan kerjasama antara KAGAMA dan IKA Undip ini tujuan sebenarnya adalah kumpul bersama, berembug, menyambung persaudaraan, serta berfikir dan beraksi bersama-sama untuk pembangunan.

"Para alumni universitas ini bareng-bareng mengeroyok permasalahan bangsa, utamanya di Jateng terkait dengan upaya pengurangan angka kemiskinan, pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta lainnya," katanya.

Suryo yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah ini, menambahkan, sebagai alumni KAGAMA yang berprofesi sebagai birokrasi di pemerintahan, pihaknya telah berupaya melakukan pendampingan pada sektor pertanian melalui hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi. "Identifikasi persoalan-persoalan di Jateng yang sudah dipetakan tinggal mendorong aksi langsung," katanya.(*)

Penulis: m nur huda
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help