TribunJateng/

PLN Peduli Berikan Bantuan Rp 150 Juta Bagi Korban Banjir Bandang Magelang

PLN Peduli memberikan bantuan kepada korban banjir bandang di Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, Senin (1/5/2017

PLN Peduli Berikan Bantuan Rp 150 Juta Bagi Korban Banjir Bandang Magelang
Istimewa
Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Hardian Sakti Laksana, menyerahkan bantuan sembako dan selimut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PLN Peduli memberikan bantuan kepada korban banjir bandang di Desa Sambungrejo dan Desa Citrosono Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, Senin (1/5/2017).

Bantuan yang diberikan berupa sembako dan selimut senilai Rp 150 juta, yang diserahkan langsung Manajer PLN Area Magelang Ir Atmoko Basuki, didampingi oleh Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Hardian Sakti Laksana.

Bantuan yang diberikan secara simbolis kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Agung Trijaya, didampingi sejumlah pejabat Pemda Kabupaten Magelang.

Dalam sambutannya, Agung Trijaya menyampaikan ucapan terima kasih mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Magelang atas bantuan dan pengamanan listrik yang telah diberikan PLN.

Sengaja bantuan ini diterima melalui Posko ini agar penyalurannya tepat pada sasaran yg membutuhkan.

"Pemberian bantuan ini sebagai wujud kepedulian PLN dalam Gerakan PLN Peduli kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Magelang," kata dia, dalam rilisnya, Selasa (2/5/2017).

Banjir bandang yang terjadi Sabtu (29/5/2017) lalu tersebut melanda sebanyak 5 dusun dalam 2 desa yaitu, Dusun Nipis, Dusun Sambungrejo, Dusun Karanglo di Desa Sambungrejo, dan Dusun Deles, Dusun Kalisapi di Desa Citrosono Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang.

Hingga Minggu sore terdapat total 10 korban meninggal dunia dan 4 korban luka berat yang berasal dari Dusun Nipis dan Dusun Sambungrejo.

Korban yang mengalami luka berat saat ini telah dirawat di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu masih ada 2 orang hilang yang belum ditemukan.

Dampak yang ditimbulkan dari banjir bandang bagi korban yang selamat yaitu sebanyak 71 rumah mengalami kerusakan, 25 unit rumah rusak berat, 12 unit rusak ringan, dan 34 unit rumah terdampak. Akibatnya sebanyak 46 KK atau 170 jiwa harus mengungsi di masjid dan di rumah warga.

Adapun kerugian PLN atas bencana ini diperkirakan berkisar Rp 120 juta, kerugian tersebut berupa jaringan Tegangan Menengah, Jaringan Tegangan Rendah, Trafo Disribusi 1 phasa dan SR/APP.

Pihak PLN menyatakan siap sedia 24 jam dalam memulihkan jaringan yang terganggu. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help