TribunJateng/

Prasetyo Bawa 112 Usulan Zonasi Kawasan Industri

Pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah mengajukan pembuatan zonasi baru kawasan industri.

Prasetyo Bawa 112 Usulan Zonasi Kawasan Industri
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
KAWASAN INDUSTRI KENDAL 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah mengajukan pembuatan zonasi baru kawasan industri. Pengajuan itu seiring akan dilakukannnya revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata RuangWilayah (RTRW) Jawa Tengah oleh Pemprov dan DPRD Jateng.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jateng, Prasetyo Aribowo mengatakan, pihaknya sudah membuat rencana induk pengembangan kawasan industri, namun masih akan disesuaikan usulan pencadangan dari kabupaten dan kota.

“Sudah ada 112 usulan cadangan untuk zonasi kawasan industri yang disesuaikan RTRW yang baru. Di Jateng, saat ini, baru ada delapan kawasan industri,” kata Prasetyo, Senin (1/5).

Ia juga menegaskan, usulan pencadangan zona industri dari kabupaten dan kota harus disesuaikan tata ruang. “Kami punya pendekatan regional dan sektoral. Untuk regional, ada delapan regional, mulai Kedungsapur, Soloraya. Yang by sektor itu perwilayah beda-beda, di pantura rata-rata adalah sektor perikanan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Jawa Tengah meminta pemerintah daerah memperbanyak kawasan industri. Hal itu diklaim bisa mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran. “Karena melalui industri besar akan membutuhkan banyak tenaga kerja. Industri juga bisa diambil pajaknya,” kata Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ferry Firmawan.

Ia mengatakan, DPRD Jateng sudah membuat Perda tentang Rencana Pembangun Industri Provinsi (RPIP). Perda ini untuk memberi kepastian aturan kepada pelaku industri.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mengatakan, tak bakal mudah mengatur kawasan industri jika dilihat dari Perda RTRW. Menurutnya, butuh kearifan masing-masing daerah dalam nenetukan zonasi.

“Industri penting, sektor lain juga penting, nanti akan kami pertimbangkan berbagai kepentingan baik sosial, ekonomi, maupun lingkungan, ” katanya. (tribunjateng/cetak/had)

Penulis: m nur huda
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help