TribunJateng/

Lima Langkah Kuda untuk Mendahului Takdir Pensiun

Ada lima langkah kuda yang bisa dilakukan detik ini juga untuk mendahului Takdir Pensiun, sehingga kita bisa memiliki kemungkinan lebih sehat

Lima Langkah Kuda untuk Mendahului Takdir Pensiun
DailyMail
Bila pensiun, usahakan ada pekerjaan yang dikerjakan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Data terkini menyebutkan bahwa di Indonesia 80 persen pekerja yang telah memasuki usia pensiun tidak dapat hidup dengan nyaman. Hal ini disebabkan oleh masalah terbesar pada masa pensiun yaitu likuiditas dan cash flow.

Mereka yang hidup sampai masa pensiun, 95 persen akan tergantung kepada anak dan keturunan, teman, saudara, atau bahkan hidup dari sumbangan. Hanya 5 persen dari mereka yang telah pensiun dapat hidup makmur di usia tua mereka. Mengapa hal ini terjadi?

Tak lain adalah karena kurangnya persiapan masa pensiun yang baik dan tepat. Jadi suka tidak suka, senang tidak senang, siap tidak siap, cepat atau lambat semua pekerja akan sampai pada Takdir Pensiun.

Jika demikian kenyataannya, maka tidak salah jika kita memilih Langkah Kuda untuk mendahului "takdir pensiun" tersebut, atau dengan kata lain kita siapkan dan bangun masa Pensiun mulai dari sekarang!

Ada lima langkah kuda yang bisa dilakukan detik ini juga untuk mendahului Takdir Pensiun, sehingga kita bisa memiliki kemungkinan lebih sehat, lebih bahagia dan lebih sejahtera saat memasuki masa pensiun.

Bahkan jika Anda konsisten melakukan 5 Langkah Kuda ini, bisa jadi kita sudah memiliki kondisi pensiun yang kita dambakan, singkat kata tanpa menunggu masa pensiun itu tiba, Anda sudah bisa merasakan kenikmatan masa purna bakti tanpa perlu gelisah.

Lima Langkah Kuda ini, kami anjurkan untuk dilakukan mulai saat ini dan jangan ditunda, hal ini penting dalam rangka mengantisipasi berbagai macam tantangan yang pasti ada saat masa pensiun itu tiba.

Langsung saja kita bahas 5 Langkah Kuda itu!

Langkah pertama adalah dengan membangun Skill atau Keahlian atau Keterampilan. Ketika pekerja masih sangat produktif, umumnya karyawan akan tenggelam dalam rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Hingga tanpa terasa tiba-tiba tinggal beberapa bulan lagi mereka akan pensiun.
Oleh sebab itu mumpung masih produktif sangat dianjurkan untuk mulai membangun keahlian khas dan khusus, yang dengan keahlian tersebut, kita bisa menjadi seorang profesional yang independen.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help