TribunJateng/

Perangi Video Kekerasan, Facebook Merekrut 3.000 Pegawai Baru

Facebook Inc akan merekrut sekitar 3.000 pegawai baru untuk mempercepat pencabutan video-video pembunuhan, bunuh diri dan kekerasan lainnya.

Perangi Video Kekerasan, Facebook Merekrut 3.000 Pegawai Baru
facebooker
Seorang pria nekat melakukan aksi gantung diri live di facebook bikin heboh, Jumat 17 Maret 2017 

TRIBUNJATENG.COM - Facebook Inc akan merekrut sekitar 3.000 pegawai baru sampai tahun depan untuk mempercepat pencabutan video-video pembunuhan, bunuh diri dan kekerasan lainnya. Ini adalah langkah paling dramatis yang diambil FB untuk memerangi ancaman terbesar kepada citra media sosial ini.

Rekrutmen besar-besaran yang diumumkan Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg, Rabu waktu AS, mengisyaratkan Facebook lebih dari sekadar membutuhkan piranti lunak otomatis dalam mengidentifikasi dan membuang posting-posting ofensif yang membludak secara online dan menjadi berita besar di media tradisional.

Masalah ini menjadi semakin menekan sejak pengenalan Facebook Live tahun lalu yang merupakan layanan yang memungkinkan 1,9 miliar pengguna Facebook bisa menggunakannya untuk menyiarkan video yang telah dicemari oleh tayangan-tayangan kekerasan.

Beberapa kekerasan di Facebook menjadi tak terelakkan terjadi, namun perusahaan media sosial ini lambat meresponnya.

Parlemen Inggris pekan ini menuduh perusahaan-perusahaan jejaring media sosial termasuk Facebook bekerja secara memalukan dalam mencabut materi kekerasan terhadap anak dan material-material ilegal lainnya.

Di Jerman, FB ditekan untuk cepat dan akurat dalam menghapus ujaran kebencian ilegal dan memerangi apa yang disebut berita bohong. Bahkan parlemen Jerman mengenakan denda jika FB tidak menghapus 70 persen posting-posting meresahkan dalam jangka waktu 24 jam, demikian Reuters. (*)

Editor: sujarwo
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help