TribunJateng/

TAHUKAN ANDA! Amerika Serikat Pernah Akan Serang Korea Utara dengan Peralatan Militer Ini

Tak banyak diketahui publik, ternyata AS pernah menimbang-nimbang rencana untuk melancarkan serangan militer preemtif, alias pendadakan

TAHUKAN ANDA! Amerika Serikat Pernah Akan Serang Korea Utara dengan Peralatan Militer Ini
m.blog.daum.net

TRIBUNjateng.COM - Tak banyak diketahui publik, ternyata AS pernah menimbang-nimbang rencana untuk melancarkan serangan militer preemtif, alias pendadakan untuk menamatkan kediktatoran Korea Utara pada tahun 1994.

Pada masa itu, AS menemukan bahwa Korut ternyata melakukan pengayaan uranium di reaktor nuklir mereka di Yongbyon demi tujuan pengembangan senjata nuklir.

Presiden AS saat itu, Bill Clinton kemudian meminta pada Pentagon untuk menyiapkan rencana serangan presisi menghancurkan reaktor Yongbyon sehingga Korut akan kehilangan kemampuan nuklirnya.

Rencana yang disebut Operational Plan 5027 itu akan memanfaatkan pesawat pembom

Pesawat Stealth Amerika Serikat F-117 Nighthawk.
Pesawat Stealth Amerika Serikat F-117 Nighthawk. (Foto Wiki)

Nighthawk dan juga rudal Tomahawk untuk menyerang komplek Yongbyon secara bertubi-tubi.

Serangan ini sudah pasti akan dibayar mahal lantaran serangan ke reaktor tidak akan melumpuhkan kekuatan militer konvensional Korut dan perang dipastikan akan pecah.

rudal tomahawk
rudal tomahawk ()

Pentagon memperkirakan bahwa sekitar satu juta nyawa prajurit dan penduduk akan melayang demi penghancuran Yongbyon.

Menteri Pertahanan di kabinet Clinton saat itu, William Perry, mengungkapkan dan mendorong agar bosnya tidak mengambil opsi militer dengan menjalankan Op Plan 5027 untuk menghantam Korut.

Ia masih percaya adanya jalan lain, misalnya dengan pendekatan sanksi melalui PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa).

Korea Utara sendiri menyatakan bahwa sanksi melalui PBB akan dianggap sebagai tindakan perang. Sebaliknya, Perry menganggap bahwa ini adalah gertak sambal dibandingkan serangan langsung yang sudah pasti akan berujung perang.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help