TribunJateng/

Bocah ini Terpukau Lihat Penampilan Komunitas Gambang Semarang di Klenteng Tay Kak Sie

Puluhan orang berkumpul di halaman Klenteng Tay kak Sie, tempat duduk yang disediakan penitia sampai tak cukup menampung antusias penonton yang datang

Bocah ini Terpukau Lihat Penampilan Komunitas Gambang Semarang di Klenteng Tay Kak Sie
Tribun Jateng/Budi Susanto
Josua sedang memperhatikan penabuh musik yang bermain di acara Serawung Semarang, Minggu (7/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peringati hari jadi Kota Semarang ke 470 Komunitas Gambang Semarang adakan pertunjukan tari yang diiringi musik gamelan khas Semarangan di halaman Klenteng Tay Kak Sie gang Lombok 62 Semarang dengan tema Serawung Semarang, Minggu (7/6/2017).

Puluhan orang berkumpul di halaman Klenteng Tay kak Sie, tempat duduk yang disediakan penitia sampai tak cukup menampung antusias penonton yang datang.

Suara tabuhan gendang yang dipadu gamelan khas Semarangan menambah meriah suasana halaman Klenteng Tay Kak Sie.

Pemain alat musik dan penari yang berasal dari berbagi universitas dan SMA di kota Semarang nampak bersemangat dengan sorotan warna warni lampu panggung.

Semakin malam penonton yang datangan semakin bertambah, tidak hanya masyarakat umum, ataupun mahasiswa, beberapa anak kecil pun nampak menonton dan memperhatikan para penabuh alat musik.

Ia adalah Josua Kristian Wijaya (12) yang memperhatikan penabuh alat musik tanpa menghiraukan kawan kawan lainnya.

"Saya suka gendang, rasanya ingin bisa bermain alat tersebut, suaranya seperti drum," ujar bocah 12 tahun itu.

Bocah kelas enam di SD Kuncup Melati itu mengatakan pernah memainkan gendang saat diajak orang tuanya berkunjung ke kota lama Semarang.

"Dulu pernah memainkan gendang di kota lama bersama ayah, asik rasanya menabuh nabuh gendang," ujarnya sembari memperhatikan serius di samping panggung.

Ia berharap Suatu saat nanti bisa menjadi pemain gendang dan bermain di halaman Klenteng Tay kak Sie yang berada tak jauh dari rumahnya.

"Nanti kalau besar saya ingin bisa bermain gendang di halaman Klenteng Tay kak Sie seperti kakak kakak yang ada di atas panggung," pungkasnya.

(*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help