TribunJateng/

Empat Bulan Awal Tahun Ini, 176 Kecelakaan Terjadi di Semarang, 48 Orang Kehilangan Nyawa

pria yang mengaku karyawan sebuah toko cat di kawasan jalan MT Haryono, Semarang ini mengaku selalu was-was jika melintas di jalur tersebut.

Empat Bulan Awal Tahun Ini, 176 Kecelakaan Terjadi di Semarang, 48 Orang Kehilangan Nyawa
GOOGLE
Ilustrasi kecelakaan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - "Dalane (Semarang - Bawen) medeni. Akeh kecelakaan (Jalannya menakutkan. Banyak kecelakaan, Red)," ungkapan tersebut dipaparkan warga Ungaran, Kabupaten Semarang, Sunardi (42) yang melihat dalam sepekan ini banyak terjadi kecelakaan di jalan Semarang-Bawen, Rabu (10/5/2017).

Pria yang kerap melintas di jalan Semarang-Bawen ini mengatakan, setidaknya setiap pekan terjadi dua hingga tiga kecelakaan di jalan yang menghubungkan Semarang dengan Solo maupun Jogja.

"Truk yang melintas sangat banyak sehingga menakutkan dan belum lagi ditambah masyarakat yang lalu lalang karena Jalan Semarang - Bawen juga dijadikan pusat pemerintahan (Kabupaten Semarang) serta perbelanjaan. Kecelakaan kebanyakan juga melibatkan truk," sambungnya.

Dia berharap pemerintah kabupaten serta pihak kepolisian memiliki solusi adanya pemisahan antara jalur masyarakat yang menuju pusat pemerintahan Kabupaten Semarang dengan jalur untuk truk-truk.

"Ungaran sebagai kecamatan pusat pemerintahan seharusnya memiliki jalur lingkar karena selama ini di Jalur Semarang-Bawen sudah sangat padat antara truk dan kendaraan masyarakat. Tidak ada pemisahannya," paparnya.

Sebagai pengendara sepeda motor, pria yang mengaku karyawan sebuah toko cat di kawasan jalan MT Haryono, Semarang ini mengaku selalu was-was jika melintas di jalur tersebut.

Terutama dengan adanya kendaraan sarat muatan tersebut.

Menurut data dari Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Semarang, dari bulan Januari hingga April 2017, 176 kasus kecelakaan.

"Empat bulan pertama 2017 ini angka kecelakaan di Kabupaten Semarang mencapai 176 kasus. 98 kejadian terjadi di jalur Semarang-Bawen, 22 di jalur Bawen-Ambarawa dan jalur Bawen-Salatiga 26 kasus," ungkap Kanit Laka Polres Semarang, Ipda Mahfudi.

Dia menambahkan angka kecelakaan lalu lintas periode Januari-April ini, telah merenggut 48 korban jiwa, empat korban luka berat dan 186 korban luka ringan serta mengakibatkan kerugian materiil mencapai Rp 89.4 juta. (*)

Penulis: suharno
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help