TribunJateng/
Home »

Video

PROTES, Puluhan Warga Hentikan Paksa Alat Berat di Lokasi Bendung Logung, Ini Videonya

PROTES, Puluhan Warga Hentikan Paksa Alat Berat di Lokasi Bendung Logung, Ini Videonya

PROTES, Puluhan Warga Hentikan Paksa Alat Berat di Lokasi Bendung Logung, Ini Videonya
TRIBUNJATENG/YAYAN
PROGRES Pembangunan megaproyek bendung Logung di Kudus, 10 Mei 2017 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Persoalan pembebasan lahan di lokasi megaproyek Bendung Logung, belum sepenuhnya clear. Hal ini membuat progres pengerjaan mega proyek dengan nilai sekitar Rp 604 miliar tersebut sedikit tersendat.

‎Terakhir, sekelompok warga yang merasa belum puas atas kompensasi pembebasan lahan Bendung Logung, menggeruduk lokasi pengerjaan proyek, Minggu (7/5) sore. Bahkan, sebagian di antara warga memaksa menghentikan pengerjaan di lahan, yang dinilai masih dalam sengketa itu.

"Ya, kemarin so‎re memang ada puluhan warga yang mendatangi lokasi, dan menghentikan sebagian pengerjaan," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendung Logung, Zulfan Arief Mustafa.

Diakui Zulfan, operator alat berat yang sedang mengerjakan ‎penimbunan di tubuh inti bendungan (main dam), dikejar warga dan hendak dilempar batu, jika ngotot tetap bekerja. "Setidaknya sudah empat kali, warga memaksa dan menerobos masuk area pengerjaan. Ini tentu sangat mengganggu," akunya.

PROGRES Pembangunan megaproyek bendung Logung di Kudus, 10 Mei 2017
PROGRES Pembangunan megaproyek bendung Logung di Kudus, 10 Mei 2017 (TRIBUNJATENG/YAYAN)

‎Lantaran itu, tandas Zulfan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kepolisian, terkait pengamanan proyek strategis tersebut. Di samping, pelaksana juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Kudus. Sebab, pembebasan lahan proyek tersebut merupakan kewenangan Pemkab setempat.

"Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian. Jika terus-terusan dalam situasi seperti ini, tentu tak‎ akan kondusif untuk mengejar akselerasi," tandasnya.‎

Ditambahkan, saat ini pregres pengerjaan mencapai 49 persen. Menurut dia, selain penimbunan, pengerjaan lain di lapangan adalah pembangunan spilway. "Progres pengerjaan kita masih plus 0,211 persen dari target‎," imbuh dia.

Proyek Bendung Logung, sudaha digagas sejak tahun 1970-an. Namun, baru dapat direalisasikan pada 2015 lalu. Sesuai kontrak, pengerjaan proyek akan berakhir ‎pada akhir Desember 2018.

Akan tetapi, dengan akselerasi pengerjaan pemerintah berharap proyek ini dapat selesai lebih cepat.‎ Sehingga, manfaatnya akan dapat segera dirasakan masyarakat. (tribunjateng/yayan isro roziki)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help